Developer Arrayan Group kembangkan Socia Garden di Karawang, Jawa Barat yang ditopang oleh pembangunan infrastruktur.
Arrayan Group melaksanakan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan klaster Tivoli Garden perumahan Socia Garden.
Peletakan batu pertama ini menandai pembangunan tahap I yaitu Tivoli Garden yang sudah mulai dipasarkan sejak beberapa waktu lalu.
Setelah tahap I sold out, perusahaan pengembang berencana untuk memperkenalkan dan memasarkan tahap II dalam waktu dekat.
Developer yang berdiri pada 2010 ini sebelumnya dikenal dengan sejumlah proyek pembangunan rumah subsidi di Karawang.
Namun, perusahaan pengembang ini juga melirik pembangunan rumah komersial yang berada di lokasi strategis di Karawang.
Socia Garden berlokasi di wilayah Margasari, Karawang Timur yang dekat dengan sejumlah pengembangan developer lain dan juga kawasan industri.
Hunian tahap I di Socia Garden ini semuanya memiliki dua lantai yang terdiri dari dua tipe yaitu 38/40 dan 55/50 dengan harga mulai dari Rp300 jutaan.
Fasilitas yang tersedia lengkap mulai dari jogging track, club house, taman, hingga keamanan 24 jam. Selain itu, fasilitas umum dan sosial juga dekat dengan hunian.
Developer Arrayan Group Kembangkan Socia Garden di Karawang yang Punya Potensi Besar untuk Berkembang
“Kawasan timur lagi hot. Selama ini agak tertinggal dari kawasan barat seperti Serpong (Kabupaten Tangerang, Banten),” ujar Presiden Komisaris Arrayan Group H. Asmat Amin dalam jumpa pers.
Ia melanjutkan kalau saat ini kawasan timur atau yang dikenal dengan Koridor Timur Jakarta terus berkembang dengan pesat.
Apalagi pemerintah telah membangun sejumlah infrastruktur skala besar seperti tol layang atau elevated, Pelabuhan Patimban, hingga Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Kehadiran infrastruktur tentu membuat perkembangan wilayah sekitar menjadi tumbuh dan harga properti pun naik.
Area Kabupaten Bekasi hingga Kabupaten Karawang memiliki sejumlah kawasan industri skala besar yang tergolong terbesar di Asia Tenggara.
Kebutuhan rumah memang besar apalagi jumlah pekerja yang ada semakin bertambah, sementara harga hunian masih terjangkau.
Asmat memberikan ilustrasi kalau dahulu harga rumah di Serpong juga masih murah, masih berkisar ratusan juta rupiah.
Namun, kemudian harga merangkak naik hingga mencapai miliaran. Bahkan, sudah banyak hunian dengan harga Rp2 miliaran.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai proyek teranyar dari developer nasional.