Home / Berita

Jumat, 5 Januari 2024 - 12:00 WIB

Kementerian PUPR dan Universitas Katolik Soegijapranata Rilis Aplikasi Dinda. Permudah Masyarakat yang Ingin Bangun Rumah

Sumber Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Sumber Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Kementerian PUPR dan Universitas Katolik Soegijapranata rilis aplikasi Dinda yang memudahkan masyarakat soal bangun rumah.

Saat ini, semakin banyak aplikasi yang memudahkan orang dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam membangun hunian. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah untuk meluncurkan aplikasi Display Interaktif Melalui Chatbot untuk Anda (DINDA). 

Aplikasi ini berguna mempermudah layanan publik untuk masyarakat yang ingin membangun serta meningkatkan kualitas rumah yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Untuk bisa mengakses aplikasi DINDA tersebut masyarakat dapat mengklik laman www.scukrsjawa3.com serta mendapatkan informasi lengkap.

Informasi tersebut mencakup Klinik Rumah Swadaya, Kriteria Rumah Layak Huni, Tahapan Membangun Rumah, mulai dari tahap perencanaan, konstruksi, pengawasan dan pemanfaatannya.

“Aplikasi Dinda ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa 3 Direktorat Jenderal Perumahan bersama dengan mahasiswa dan dosen dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah,” ujar Plt. Kepala Balai P2P Jawa III yang juga menjabat sebagai Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, M. Salahudin Rasyidi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

Baca Juga :  Pembangunan Hunian RITTA di Kota Prabumulih Gunakan Teknologi RISHA. Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Ini Sejak 2004

“Melalui aplikasi ini, kami ingin mempermudah masyarakat yang ingin membangun atau meningkatkan kualitas rumah dengan interaksi dengan chatbot yang bisa melayani informasi selama 24 jam,” lanjutnya. 

ekspos dan workshop aplikasi dinda

Sumber Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Aplikasi Dinda Menjadi Inovasi Layanan Informasi Bagi Masyarakat 

Menurut Salahudin Rasyidi, pembangunan infrastruktur perumahan khususnya rumah swadaya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. 

Namun demikian, mengingat kemampuan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang terbatas membuat Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR terus berinovasi.

Inovasi dilakukan agar pelayanan informasi bagaimana membangun rumah secara swadaya bisa diakses secara luas oleh masyarakat.

Sebagai informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, negara perlu hadir guna memberikan hak dasar kepada masyarakat seperti papan. 

Hal itu dapat dilaksanakan melalui Program Sejuta Rumah agar backlog perumahan bagi masyarakat baik dari sisi kepemilikan dan kepenghunian dapat berkurang.

aplikasi dinda permudah masyarakat bangun rumah

Sumber Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Kementerian PUPR dan Universitas Katolik Soegijapranata Rilis Aplikasi Dinda untuk Membantu Masyarakat 

Sekadar informasi, Kementerian PUPR menyatakan pengertian backlog merujuk pada jumlah unit perumahan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang belum terpenuhi dalam suatu kawasan atau wilayah tertentu.

Baca Juga :  Pasarkan Purinusa Kembangan, Developer Purinusa Group Optimistis dengan Pasar Properti Indonesia

“Penyelesaian backlog perumahan di Indonesia tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah tapi juga perlu melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, perbankan dan perguruan tinggi melalui berbagai hasil riset dan penelitiannya,” ujar Salahudin.

“Kami juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar rumah swadaya yang dibangun bisa memenuhi kriteria rumah sehat, dan berbagai tahapan membangun rumah mulai dari  perencanaan, konstruksi, pengawasan dan pemanfaatannya,” lanjutnya. 

Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya kemudian menggandeng Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah untuk mengembangkan aplikasi Display Interaktif Melalui Chatbot untuk Anda (DINDA).

Masyarakat dapat mengklik laman www.scukrsjawa3.com. Di dalam aplikasi tersebut di dalamnya juga ada berbagai informasi mengenai cara membangun rumah dengan mudah beserta rincian anggaran biayanya.

“Kami juga mengajak mahasiswa jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur untuk membuat bank desain rumah sederhana melalui aplikasi ini,” kata Salahudin lagi.

“Jadi masyarakat yang memiliki anggaran terbatas bisa menggunakan bank desain untuk memilih desain rumah impiannya,” lanjutnya. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten menarik mengenai program perumahan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Share :

Baca Juga

paramount petals

Berita

Paramount Petals Mulai Pasarkan Calico Square, Kawasan Komersial Pertama
farpoint berkolaborasi dengan broker properti berbasis digital

Berita

Farpoint Pasarkan Maestria Secara Online. Cara Ini Memudahkan Generasi Milenial dan Gen Z dalam Mencari Hunian
BSD City terus melengkapi fasilitas termasuk dekat Klaster Terravia

Berita

Lokasi Adora Primes Dekat Fasilitas Terbaru di BSD City. Sinar Mas Land Akan Bangun BSD City Park
tingkat hunian hotel di surabaya

Berita

Colliers Ungkap Penyebab Kenaikan Tingkat Hunian Hotel di Surabaya
tips untuk penyewa gedung perkantoran

Berita

3 Tips untuk Penyewa Gedung Perkantoran Agar Dapat Ruang Sesuai Kebutuhan Perusahaan. Colliers Jelaskan Alasannya 
pembelian apartemen di jakarta

Berita

Colliers Ungkap End User Dominasi Pembelian Apartemen di Jakarta. Konsumen Beli Unit yang Sudah Ada
central batu aji di kota batam kepulauan riau

Berita

Central Group Pasarkan Central Batu Aji Tahap 2. Hunian dengan Fasilitas Lengkap, Cicilan Hanya Rp2 Juta Per Bulan
gedung di jakarta

Berita

Permintaan Ruang Kantor di Jakarta Pada 2022 Masih Terbatas