Home / Berita

Kamis, 8 Mei 2025 - 12:00 WIB

Cushman & Wakefield Proyeksi Tren Investasi Properti dan Pasar Asia Tenggara. Sektor Industri dan Logistik Tingkatkan Jumlah Penjualan

Sumber Foto: Jiipe.com

Sumber Foto: Jiipe.com

Konsultan properti Cushman & Wakefield proyeksi tren investasi properti dan pasar Asia Tenggara yang perlu diketahui oleh stakeholder.

Kawasan regional ini menjadi wilayah yang terus tumbuh, apalagi jumlah penduduknya juga terbilang banyak dan perekonomian juga berkembang.

Ada sejumlah tren ekonomi yang diproyeksikan, tidak ketinggalan tren investasi properti dan pasar di wilayah ini.

Apalagi, Malaysia dan Singapura akan mengembangkan kawasan ekonomi khusus yang akan memacu pertumbuhan investasi antarnegara. 

Tidak ketinggalan ada potensi perubahan pasar perkantoran, pasar ritel, hingga industri perhotelan yang diproyeksikan meningkat.  

Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang diterima dari Cushman & Wakefield. 

Perusahaan Konsultan Properti Cushman & Wakefield Proyeksi Tren Investasi Properti dan Pasar Asia Tenggara

Tren investasi properti dan pasar yang diulas oleh Cushman & Wakefield. Ada sejumlah faktor dalam sektor kawasan industri dan logistik yang mendorong penjualan investasi properti. 

Penjualan investasi properti di Asia Tenggara mencapai 17,2 miliar dolar AS (Rp283 triliun) pada tahun 2024, meningkat 16% secara YoY (year on year), meskipun suku bunga tinggi.

Investasi pada sektor industri melampaui sektor perkantoran dan ritel untuk pertama kalinya dalam satu dekade, mencerminkan daya tarik sektor ini yang semakin meningkat.

Baca Juga :  Cushman & Wakefield Proyeksi Faktor Pada Pasar Properti Asia Pasifik. Investor Harus Mengetahui

Sementara itu, investasi di data center melonjak hingga 3,2 miliar dolar AS (Rp52,7 triliun), dengan Singapura, Malaysia, dan Indonesia memimpin pertumbuhan tersebut.

Sektor e-commerce terus mendorong permintaan ruang logistik, dengan ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan mencapai 1 triliun dolar AS (Rp16.475 triliun) pada tahun 2030.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus Johor-Singapura (JS-SEZ) Akan Meningkatkan Investasi Lintas Negara

Adanya kesepakatan bersejarah JS-SEZ bertujuan untuk meningkatkan konektivitas lintas negara, menarik investasi rantai pasok, dan memperkuat koridor ekonomi Singapura-Malaysia.

By the way, Johor merupakan salah satu negara bagian di Malaysia. Lokasinya memang berbatasan langsung dengan Singapura.

Singapura akan mempertahankan sektor manufaktur bernilai tinggi, sementara Johor akan mendapatkan manfaat dari industri padat lahan seperti perakitan, pengolahan makanan, dan logistik.

Tidak ketinggalan, pasar industri dan properti di kedua negara diperkirakan akan memperoleh keuntungan, seiring meningkatnya integrasi bisnis dan mobilitas tenaga kerja

Adanya Perubahan Pasar Perkantoran di Tengah Tren Kerja Hybrid

Volume investasi perkantoran menurun lebih dari 20% pada tahun 2024, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap adopsi kerja hybrid jangka panjang.

Baca Juga :  Cushman & Wakefield Jelaskan Ruang Kantor di CBD Jakarta Pada Kuartal III 2024. Okupansi Membaik, Harga Sewa Stabil

Pasar perkantoran di Singapura mengalami kenaikan sewa karena keterbatasan pasokan dan permintaan yang stabil terhadap ruang kantor premium.

Sementara, sewa kantor di Jakarta diperkirakan akan tumbuh sebesar 8,5% per tahun dari 2025 hingga 2029, di tengah kondisi pasokan yang terbatas.

Sektor Ritel dan Perhotelan Meningkat Pada Masa Mendatang

Harga sewa ritel utama meningkat di sebagian besar pasar utama di Asia Tenggara, didorong oleh konsumsi domestik yang tangguh dan pemulihan sektor pariwisata.

Hotel mewah dan pariwisata kebugaran semakin diminati, dengan Thailand, Bali, dan Vietnam mencatat peningkatan permintaan untuk pariwisata medis dan kebugaran.

Penjualan investasi hotel meningkat dua kali lipat pada tahun 2024, didukung oleh penyelenggaraan acara MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), konser, serta pariwisata olahraga.

Sebelumnya, ada konten yang membahas mengenai pasar ritel di kawasan penyangga Jakarta yang terus berkembang pesat. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai proyeksi industri dan pasar properti di kawasan regional.

Share :

Baca Juga

Metland Cikarang Kembangkan Kawasan Komersial

Berita

Metland Cikarang Kembangkan Kawasan Komersial. Developer Sedang Memasarkan Ruko Easton Gateway
homedec talk menghadirkan sejumlah talk show

Berita

Homedec Talk di Homedec 2023. Menambah Pengetahuan dan Wawasan bagi Praktisi dan Masyarakat
Sinar Mas Land Kawan Lama dan Artotel Resmikan Hotel di Kota Wisata Cibubur

Berita

Sinar Mas Land, Kawan Lama dan Artotel Resmikan Hotel di Kota Wisata Cibubur. Artotel Living World Kota Wisata Jadi Hotel Butik Pertama di Timur Jakarta
Pakuwon Property Expo 2025 Berikan Promo dan Hadiah

Berita

Pakuwon Property Expo 2025 Berikan Promo dan Hadiah. Konsumen Bisa Dapatkan Subsidi PPN Hingga Hadiah Mobil
Promo Menarik Bundling dengan Dana Optimal dari Bank Danamon di IIMS 2024

Berita

Bank Danamon Tawarkan KPM Prima di IIMS 2024. Ada Promo Menarik Bundling dengan Dana Optimal
Program I-SEA Cohort 3 dari IKEA Perluas Cakupan Program

Berita

Program I-SEA Cohort 3 dari IKEA Perluas Cakupan Program. Buka Kesempatan untuk Pelaku Bisnis Tradisional ke Bisnis Tanggung Jawab Sosial
the breeze bsd city menjadi lifestyle commercial center

Berita

Mengenal The Breeze BSD City. Lifestyle Commercial Center dengan Konsep Desain Ruang Terbuka
TRINLAND Optimistis Prospek Holdwell Business Park

Berita

TRINLAND Optimistis Prospek Holdwell Business Park Jadi Kawasan Industri Unggulan di Indonesia. Didukung Infrastruktur yang Terus Berkembang