Home / Gaya Hidup

Senin, 11 September 2023 - 15:00 WIB

Kenapa di Jepang Tidak Boleh Boncengan Sepeda? Terkesan Ribet ya

Sumber Foto: Tokyobybike.com

Sumber Foto: Tokyobybike.com

Mau tahu alasan kenapa di Jepang tidak boleh boncengan sepeda, bisa jadi panduan ketika kamu tinggal atau traveling ke negara ini. 

Jepang menjadi salah satu negara di dunia yang penduduknya memiliki kebiasaan naik sepeda untuk pergi ke mana-mana. 

Salah satu negara lain yang memiliki masyarakat hobi naik sepeda adalah Belanda. Jumlah sepeda lebih banyak dibandingkan jumlah orang di negara ini. 

Bisa dikatakan, sepeda merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Jepang setiap harinya. 

Tidak heran kalau parkir sepeda di dekat stasiun kereta listrik di Jepang terbilang besar dan bisa menampung ribuan unit. 

Sebagai negara maju, peraturan di Jepang tentunya memang ketat, bahkan untuk naik sepeda berboncengan. Kamu pasti kaget. 

Pengendara sepeda di negeri ini memang dituntut mematuhi semua aturan lalu lintas demi keselamatan sendiri dan orang lain. 

Mungkin ada yang bertanya di Jepang sepeda pada umumnya melaju di mana? Mereka mengendarai di lajur sebelah kiri. 

Situs Investasiproperti.id akan membahas sejumlah alasan aturan tidak boleh membonceng sepeda di negara ini.

Investasiproperti.id mengutip dari berbagai sumber media online seperti Okezone.com, Tribunnews.com, Kompas.com, hingga Liputan6.com.

kenapa di jepang tidak boleh boncengan sepeda

Sumber Foto: Tokyobybike.com

Alasan Kenapa di Jepang Tidak Boleh Boncengan Sepeda

Apakah di Jepang boleh boncengan sepeda? Hmm, ternyata tidak boleh ya lantaran hal ini dianggap kategori berbahaya dan melanggar lalu lintas. 

Baca Juga :  Beam Mobility Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan. Para Pengguna Jadi Motivasi untuk Memperbaikinya

Kalau ada yang melanggar, maka ia bisa membayar denda hingga 20 ribu yen (Rp2 juta), tetapi memang ada beberapa pengecualian. 

  1. Pengendara sepeda telah berusia 16 tahun atau lebih bisa membawa bayi di bawah umur 6 tahun yang diletakkan pada kursi bayi atau pada punggung pengendara yang diikat kuat dengan tali. 
  2. Seorang pengendara sudah berumur 16 tahun atau lebih dapat membawa dua bayi dengan sepeda yang sudah didesain khusus untuk membawa dua bayi. Bayi bisa diletakkan di kursi depan dan belakang. Sepeda juga harus bertanda BAA (bicycle association Japan approved).
  3. Pengendara telah berusia 16 tahun atau lebih bisa membawa bayi di atas sepeda yang telah didesain khusus untuk membonceng dua bayi. Bayi lainnya dapat diikat kuat dengan tali pada punggung pengendara sepeda.
  4. Dua orang pengendara bisa naik sepeda tandem. Sepeda dua orang ini mempunyai sepasang pedal yang sudah diatur untuk penumpang di belakang.  
Baca Juga :  Kenapa di Eropa Jarang Ada Motor? Padahal Jerman Menjadi Negara Penemu Kendaraan Ini

Singkatnya, negara ini melarang pengendara yang tidak kompeten membonceng orang lantaran dianggap berbahaya. Penumpang tidak memiliki kuasa untuk mengendalikan sepeda. 

Sebenarnya, ada sejumlah aturan lain terkait pengendara sepeda di Jepang seperti taat lampu lalu lintas, dilarang berkendara sejajar, mengendarai di kanan jalan, punya lampu, dan tidak boleh naik sepeda saat mabuk. 

Nah, itulah alasan kenapa di Jepang tidak boleh boncengan sepeda. Hal ini bisa menjadi pengetahuan saat kamu traveling atau menetap di negara ini. 

Hal Unik Lainnya di Jepang

Investasiproperti.id akan membahas sejumlah hal unik lainnya terkait kebiasaan di Negeri Sakura ini seperti kenapa di Jepang tidak boleh boncengan motor.

Banyak hal unik di negara ini seperti kenapa di Jepang banyak rumah kosong. Jumlahnya mencapai jutaan rumah di seluruh negeri.

Atau kenapa di Jepang jarang ada motor padahal negara ini adalah salah satu produsen motor terbesar di dunia dengan merek seperti Honda, Yamaha, atau Kawasaki.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten menarik mengenai kebiasaan masyarakat sebuah negara. 

Share :

Baca Juga

buku undesigned membahas eksplorasi berpikir kreatif

Gaya Hidup

Kisah Tidak Terduga dalam Buku UNDESIGNED. Saat 12 Profesional Bercerita Mengenai Proses Kreatif dan Eksplorasi Berpikir
teras by plataran di bintaro xchange mall 2

Gaya Hidup

Teras Oceanarium by Plataran Hadir di Bintaro Jaya XChange Mall 2. Sajikan Menu Indonesia, Asia, dan Western 
beam mobility akan ekspansi ke sejumlah lokasi

Gaya Hidup

Beam Mobility Rencana Ekspansi pada 2024. Bidik Perguruan Tinggi dan Kota Mandiri Agar Bisa Menikmati Layanan Sepeda Listrik
tren pernikahan kekinian

Gaya Hidup

Mau Tahu Tren Pernikahan Kekinian? Yuk, Datang ke BTN Jakarta Wedding Festival 2023
program i sea gelombang 2

Gaya Hidup

Instellar dan IKEA Social Entrepreneurship Buka Program Akselerator I-SEA Gelombang 2
Bank Danamon Bidik Peningkatan Bisnis Konsumer

Gaya Hidup

Bank Danamon Bidik Peningkatan Bisnis Konsumer. Berpartisipasi dalam IIMS 2024 dan Mendukung Pertumbuhan Industri Otomotif di Indonesia
pendiri Rose All Day Cosmetics

Gaya Hidup

AC Ventures Suntik Dana ke Rose All Day Cosmetics Rp83 Miliar. Investor Lainnya Adalah SWC Global dan DSG Consumer Partners
alasan hunian di amerika serikat tidak memiliki pagar

Gaya Hidup

Kenapa Rumah di Amerika Tidak Berpagar? Jangan Salah, Penghuni Tetap Merasa Aman