Home / Gaya Hidup

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 10:00 WIB

Kenapa di Jepang Tidak Ada Polisi Tidur? Ternyata Ada Cara Lain untuk Mengurangi Kecepatan Kendaraan

Sumber Foto: Tsunagujapan.com

Sumber Foto: Tsunagujapan.com

Mau tahu kenapa di Jepang tidak ada polisi tidur, ternyata ada cara unik untuk memberitahu pengendara agar mengurangi kecepatan. 

Mengapa di jalan ada polisi tidur, sudah tentu untuk memberitahukan pengendara untuk menurunkan kecepatan mobil atau motor. 

Bagi yang tinggal di perkampungan padat penduduk, biasanya sering membuat polisi tidur agar tidak ada ngebut saat lewat. 

Lantaran banyak anak-anak yang tertabrak motor, lantas dibuat polisi tidur dengan bahan yang ada dan mudah didapatkan. 

Jika kamu sering melewati jalan tol, pastinya juga akan menemukan polisi tidur dalam jumlah banyak di ruas bebas hambatan ini. 

Bayangkan kalau kamu terlalu asyik memacu mobil sehingga lupa atau mengantuk sehingga perlu ada polisi tidur untuk mengingatkan. 

Negara ini memang ketat dalam menegakkan peraturan sehingga orang tidak mudah mengemudikan kendaran, salah satunya Jepang.

Tidak heran, kalau negara ini menerapkan sejumlah aturan yang ketat termasuk di antaranya, kenapa di Jepang tidak boleh boncengan sepeda.

Situs Investasiproperti.id akan membahas kenapa di Negeri Matahari Terbit ini tidak ada polisi tidur atau memang tidak diizinkan. 

Investasiproperti.id mengutip dari berbagai sumber media online seperti Kompas.com, Motorplus-online.com, Gridoto.com, hingga Japantimes.co.jp. 

Baca Juga :  Kenapa Orang Korea Tinggal di Apartemen? Apa Ada Hubungannya dengan Perang Saudara

Alasan Kenapa di Jepang Tidak Ada Polisi Tidur

Bagaimana polisi tidur ada atau dihadirkan di jalan, tentu tidak cukup untuk membahas sejarahnya dalam konten singkat ini. Wah, ternyata ada sejarahnya ya. 

Apakah ada polisi tidur di luar negeri, ternyata ada dengan nama berbeda, tapi tetap punya fungsi yang serupa. Siapa bilang kalau polisi tidur hanya ada di Indonesia ya.

Laman Kompas.com melansir ada istilah sleeping policeman yang berasal dari Inggris, sementara  sebutannya di Selandia Baru adalah bar juddar

Sementara di Rusia, Kroasia, dan Slovenia dikenal sebagai lying-down policeman atau polisi yang berbaring. Ya, berbaring atau tidur ya mirip. 

Kalau di Jepang, pengendara akan mendapatkan peringatan bukan dari polisi tidur melainkan dari melody road. Wah, apakah ada yang bernyanyi?

Bentuknya memang serupa dengan polisi tidur, tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dan jumlahnya lebih banyak. 

Peralatan ini dipasang dengan jarak yang berdekatan sehingga saat dilewati oleh kendaraan akan menimbulkan getaran dan bunyi gemuruh. 

Bunyi tersebut akan ditransmisikan melalui roda dan masuk ke dalam badan mobil sehingga didengar oleh pengendara. 

Baca Juga :  IKEA Indonesia Hadirkan Promo Menarik Ulang Tahun ke-9 untuk Pembelian Produk dan Bundling Makanan. Ada Aktivitas Seru di Toko

Nada yang naik turun terdengar seperti melodi lagu. Hal ini dipengaruhi oleh ketinggian dan jarak yang berbeda-beda dari peralatan tadi. 

Negara Lain yang Menerapkan Polisi Tidur yang Canggih

Jepang bukan negara pertama yang menerapkan hal ini, tetapi menjadi negara yang paling banyak mengaplikasikan fitur ini. 

Setidaknya, ada delapan negara yang memiliki fitur polisi tidur yang canggih ini yaitu Denmark, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, San Marino, Ukraina, China, dan Taiwan.

Denmark menjadi negara pertama yang menggunakan teknologi polisi yang berbaring ini dengan nama asphaltphone. Hmm, istilahnya berbeda lagi ya.

Nah, itulah kenapa di Jepang tidak ada polisi tidur, melainkan “polisi yang berbaring dan mengeluarkan melodi” yang memperingatkan pengemudi. 

Lantaran peraturan ketat maka tidak terlalu banyak orang yang mengemudikan kendaraan roda dua. Mungkin kamu pernah bertanya kenapa di Jepang jarang ada motor.

Negara ini memang unik? Coba saja mencari tahu juga kenapa banyak rumah kosong di Jepang. Jumlahnya sudah mencapai jutaan rumah.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai sebuah negara mulai dari hal unik, arsitektur, dan lainnya. 

Share :

Baca Juga

beam mobility akan ekspansi ke sejumlah lokasi

Gaya Hidup

Beam Mobility Rencana Ekspansi pada 2024. Bidik Perguruan Tinggi dan Kota Mandiri Agar Bisa Menikmati Layanan Sepeda Listrik
kucing buang air sembarangan di rumah

Gaya Hidup

15 Cara Agar Kucing Tidak Berak Sembarangan. Babu Harus Sabar Hadapi Majikan
beam mobility kurangi emisi karbon

Gaya Hidup

Beam Mobility Berperan Kurangi Emisi Karbon. Langkah Kecil yang Berdampak Besar untuk Lingkungan
kerja sama ikea kota baru parahyangan dan duitin

Gaya Hidup

IKEA dan Duitin Kolaborasi Hadirkan Zona Daur Ulang di Kota Baru Parahyangan
kenapa bandara dekat laut

Gaya Hidup

Kenapa Bandara Dekat Laut? Gara-gara Masalah Keselamatan atau Polusi Suara
Beam Mobility Dukung Sustainable Lifestyle

Gaya Hidup

Beam Mobility Dukung Sustainable Lifestyle. Targetkan Melayani Lebih Banyak Konsumen
layanan sepeda listrik beam mobility di jakarta garden city

Gaya Hidup

Bantu Konsumen Gunakan Produknya, Beam Mobility Miliki Tim Layanan Respon Cepat
persentase penjualan mainan anak di ikea

Gaya Hidup

Pasarkan Koleksi Mainan Anak AFTONSPARV, Penjualan Pernak Pernik IKEA Berikan Kontribusi untuk Pemasukan Perusahaan