Home / Desain & Arsitektur

Sabtu, 1 Juli 2023 - 12:00 WIB

5 Alasan Kenapa Rumah di Amerika Terbuat dari Kayu. Orang AS Terbiasa Pindah Rumah Sejak Kecil

Sumber Foto: Pexels.com

Sumber Foto: Pexels.com

Wah, ternyata inilah alasan kenapa rumah di Amerika terbuat dari kayu, salah satunya aman dari ancaman bencana alam.

Bagi kamu yang doyan menonton film Hollywood, pastinya sering melihat adegan yang memperlihatkan rumah orang Amerika Serikat. 

Properti yang hancur karena diterjang angin topan atau hunian yang hancur lebur karena diberondong peluru oleh penjahat. 

Meski dalam film, sebenarnya hal ini memang sungguhan jika masyarakat Negeri Paman Sam ini memakai material kayu untuk seluruh bagian rumah. 

Tentunya, bagi masyarakat Indonesia yang memakai hebel atau batu bata untuk membangun rumah, pilihan kayu memang kurang lazim. 

Biasanya, orang Indonesia hanya menggunakan material kayu untuk membangun rumah tradisional atau rumah peristirahatan. 

Situs Investasi Properti akan membahas alasan masyarakat Amerika Serikat (AS) melakukannya dengan mengutip berbagai sumber Kompas.com, Homely Ville, dan lainnya. 

alasan rumah di amerika terbuat dari kayu

Sumber Foto: Pexels.com

Alasan Kenapa Rumah di Amerika Terbuat dari Kayu

1. Iklim 4 Musim 

Apa kelebihan rumah kayu dibandingkan material lainnya seperti batu atau batu bata adalah bisa menyesuaikan dengan cuaca, 

Material kayu terbilang sejuk saat musim panas tiba, sebaliknya tergolong hangat saat musim dingin datang.

Kayu menjadi pilihan material yang tepat untuk rumah yang berada di negara empat musim seperti Amerika Serikat. 

Bisa dikatakan inilah kelebihan dan fungsi rumah kayu di kawasan seperti ini, dibandingkan negara dua musim. 

Baca Juga :  15 Cara Menata Rumah Agar Terlihat Rapi dan Bersih. Gampang Banget

2. Budaya Pindah Rumah 

Alasan rumah yang terbuat dari kayu ini cocok bagi masyarakat negara adidaya ini adalah budaya pindah rumah. 

Saat mulai dewasa, orang AS pindah hunian dari rumah orang tuanya lantas ia bisa berpindah ketika berganti pekerjaan, menikah, punya anak, dan seterusnya. 

Hal ini dikenal dengan istilah upgrade lantaran orang AS akan mencari hunian yang lebih besar untuk keluarga mereka. 

Sebaliknya, orang tua yang sudah ditinggalkan oleh anak-anaknya memilih untuk downgrade, terbalik ya. Banyak istilah properti yang memang belum familiar di Indonesia termasuk fixer upper.

Mereka akan mencari rumah yang lebih kecil dibandingkan hunian sebelumnya karena tidak tinggal bersama anak-anak lagi.

Meski, belakangan ada tren kalau banyak orang tua tinggal bersama anak dan cucu, mirip dengan yang terjadi di Asia. 

3. Harga Kayu yang Murah

Perbedaan rumah di Amerika dan Indonesia memang banyak, mulai dari material, desain, hingga luas. 

Hal yang mencolok tentu material kayu, kebetulan kayu memang mudah didapatkan di Amerika Serikat. 

Jangan salah lo, negara ini juga memiliki hutan yang luas, meski memang pilihan kayunya memang berbeda dengan Indonesia. 

4. Ketersediaan Tukang Kayu yang Baik

Cara membangun rumah di Amerika memang lebih cepat karena memanfaatkan kayu dibandingkan menyusun batu bata. 

Lantaran terbiasa membangun hunian dengan kayu, maka jumlah tukang bangunan yang tersedia juga banyak. 

Baca Juga :  Peran Penting Warna untuk Mempercantik Interior Rumah. Tidak Usah Ragu Saat Memilih Warna yang Diinginkan

Ya, mungkin berbanding terbalik dengan Indonesia yang memiliki tukang bangunan spesialisasi batu bata dan hebel yang lebih banyak. 

5. Bencana Alam 

Kenapa rumah di Jepang rata-rata menggunakan kayu, sama dengan di Amerika Serikat, lantaran keduanya rawan bencana. 

Indonesia juga rawan bencana, tetapi memang berbeda dengan AS yang lebih banyak terkena badai topan dan tornado. 

Pilihan memakai material kayu dinilai lebih baik ketimbang batu bata untuk area yang terkena bencana tornado.

Bagi kebanyakan orang Indonesia, pilihan material kayu untuk rumah memang belum terlalu lazim ya. 

Pastinya, banyak pertanyaan lain seperti kenapa rumah di Amerika tidak berpagar, meski di Indonesia juga demikian terutama yang berada di cluster. 

Lantas apakah orang Indonesia bisa beli rumah di Amerika atau berapa harga rumah di Amerika, siapa tahu kamu berkesempatan kuliah di sana. 

Investasi Properti akan membahas sejumlah pertanyaan di atas dalam artikel lainnya, tunggu saja ya. 

Sebelumnya, ada ulasan kenapa rumah di Menteng mahal, kawasan elit di Jakarta ini memang dikenal sebagai lokasi hunian pejabat tinggi negara.

Tidak ketinggalan, ada pembahasan kenapa rumah di Pondok Indah mahal, kawasan tersohor di Jakarta Selatan ini memang favorit para pekerja ekspatriat.

Situs Investasi Properti selalu menghadirkan artikel menarik mengenai arsitektur, desain interior, panduan kawasan, hingga gaya hidup.  

Share :

Baca Juga

ruang keluarga dan ruang tamu menjadi satu

Desain & Arsitektur

11 Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga. Simpel Banget!
keuntungan memiliki lantai mezzanine

Desain & Arsitektur

6 Keuntungan Memiliki Lantai Mezzanine di Rumah. Ada Tambahan Ruang dalam Hunian
menata ruang tamu dengan baik

Desain & Arsitektur

11 Cara Menata Ruang Tamu yang Memanjang Menjadi Lebih Nyaman
kekurangan lantai mezzanine

Desain & Arsitektur

4 Kekurangan Memiliki Lantai Mezzanine. Masalah Keamanan Patut Dipertimbangkan
cara mengatur rumah

Desain & Arsitektur

15 Cara Menata Rumah Agar Terlihat Rapi dan Bersih. Gampang Banget
jenis renovasi menurut gravel

Desain & Arsitektur

3 Jenis Renovasi Menurut Gravel Agar Perbaikan Hunian Sesuai Ekspektasi
mengatur interior kamar kos

Desain & Arsitektur

10 Cara Menata Kamar Kos yang Sempit dan Banyak Barang. Simpel Banget
cara mendesain rumah tipe 30 60

Desain & Arsitektur

18 Cara Menata Rumah Type 30/60. Hidup Simpel di Hunian Minimalis