Home / Panduan Properti

Kamis, 24 Oktober 2024 - 09:00 WIB

Mengenal Apa Itu SOHO. Investor Properti Harus Tahu Potensinya

Sumber Foto: Triniti Land

Sumber Foto: Triniti Land

Yuk, saatnya para juragan properti mengenal konsep apa itu SOHO (Small Office Home Office) dan potensi investasi hunian vertikal ini. 

Hunian vertikal seperti apartemen memang memiliki banyak konsep yang perlu diketahui oleh investor, salah satunya SOHO. 

Mungkin kamu pernah melihat iklan atau pariwara yang menawarkan SOHO di kawasan Pancoran, Jakarta atau Neo SOHO office di kawasan Grogol, Jakarta Barat. 

Selain SOHO di Jakarta, ada juga yang berada di wilayah Tangerang Selatan, Banten yaitu Collins Boulevard yang dikembangkan oleh Triniti Land. 

Bagi kamu yang masih awam, tentunya bertanya mengenai konsep hunian vertikal ini, seperti apa sih ya. Pastinya memang berbeda dengan rumah tapak.

Juragan properti wajib mengetahuinya kalau ingin melakukan diversifikasi investasi properti, tidak hanya apartemen atau rumah saja. 

Situs Investasiproperti.id akan membahas mengenai konsep properti small office home office ini secara menyeluruh. 

Investasiproperti.id merangkum dari pernyataan tertulis dari Riska Afriani, Corporate Secretary PT Perintis Triniti Properti Tbk (Triniti Land). 

Definisi dari Apa Itu SOHO 

Riska menjelaskan mengenai konsep dari hunian vertikal yang boleh dikatakan masih belum banyak tersebut. 

“Apartemen SOHO merupakan jenis hunian seperti apartemen atau rumah yang di dalamnya dilengkapi aneka fasilitas kantor,” katanya. 

Konsep hunian ini mengizinkan pemiliknya untuk memanfaatkan ruangan sebagai tempat tinggal, kantor, atau keduanya. 

“Di Apartemen Collins Boulevard jenis SOHO ini diberi nama F.O.R yaitu Facilitated Office Residence di mana terdapat kantor di lantai satu dan tempat tinggal di lantai dua atau mezzanine dalam satu ruangan,” ujarnya lagi. 

Baca Juga :  Mengenal Pergudangan Modern. Potensi Besar Terkait Jumlah Penduduk Indonesia

Nah, biasanya apartemen jenis ini memang memiliki plafon yang lebih tinggi dibandingkan hunian vertikal lainnya. 

Jenis apartemen ini mempunyai lantai mezzanine dengan pembagian lantai satu untuk ruang kerja, sementara lantai dua untuk tempat tinggal. 

Lantai satu memiliki ruang kerja dengan konsep terbuka, cukup untuk beberapa orang sekaligus dan dilengkapi dengan kamar mandi dan pantry. 

Sementara, lantai dua mempunyai kamar tidur dan kamar mandi sehingga pemilik masih mempunyai privacy

“Perbedaan SOHO dengan konsep apartemen lainnya, apartemen lain biasanya hanya berfokus terhadap tempat tinggal yang terdiri dari beberapa ruangan, seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan lainnya yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Riska. 

“Sementara SOHO, bukan hanya sebagai tempat tinggal namun dapat dijadikan sebagai ruang kerja yang memadai,” lanjutnya. 

SOHO Apartment Cocok untuk End User yang Memiliki Bisnis 

Tipe apartemen ini memang dipasarkan oleh perusahaan pengembang bagi mereka yang memiliki usaha atau bisnis. 

Kalau sebelumnya, ada ruko (rumah toko) atau rukan (rumah kantor), maka saat ini ada apartemen SOHO. 

Pastinya, kamu sering melihat bangunan dua lantai atau lebih yang menjadi ruko atau rukan di sebuah kawasan komersial. 

Apartemen SOHO memiliki keunggulan dibandingkan dengan ruko dan rukan, apalagi kalau bukan berada di bangunan tinggi. 

Selain itu, jenis hunian vertikal ini pun mempunyai kelebihan dibandingkan apartemen dengan dua atau tiga kamar tidur. 

Baca Juga :  OJK Beri Restu Right Issue Triniti Land pada Januari 2023

“Apartemen dengan konsep SOHO memiliki ruang kerja yang lebih luas untuk 6-10 orang dan memiliki dua lantai sehingga terlihat lebih exclusive, sedangkan apartemen 2-3 bedroom hanya memiliki 1 ruang kerja untuk 1 orang,” kata Riska lagi. 

Riska melanjutkan kalau developer memasarkan unit apartemen ini baik untuk investor dan end user, meski lebih banyak didominasi oleh end user

Hunian vertikal plus tempat usaha ini cocok untuk sejumlah usaha dan bisnis, pengelola juga belum memberikan batasan mengenai bisnis yang dijalankan. 

Namun, Riska memberikan insight kalau apartemen SOHO memang cocok untuk beberapa tipe bisnis sebagai berikut. 

“Yang memiliki usaha dengan tidak terlalu banyak karyawan dan memiliki budaya kerja yang fleksibel, seperti perusahaan di creative industry, creative designer, arsitek dan interior designer, digital agency, startup IT company, online shop,” ujar Riska. 

Bagi kamu yang sedang merintis usaha dan memerlukan tempat tinggal plus tempat usaha, maka SOHO bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Nah, inilah pengertian apa itu SOHO, hunian vertikal yang bisa menjadi pilihan investasi bagi pemilik usaha dan investor. 

Hmm, ternyata hunian vertikal tidak hanya SOHO saja, tetapi juga ada WOHO (Work Office Home Office), semakin banyak ya. 

Investasiproperti.id akan membahas mengenai WOHO ini dalam artikel berikutnya agar bisa menambah wawasan dan pengetahuan. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai panduan properti dan rekomendasi kawasan bagi investor dan end user.

Share :

Baca Juga

kota terbaik untuk berbisnis di indonesia

Panduan Properti

10 Kota Terbaik untuk Berbisnis​ di Indonesia. Penduduk yang Banyak Hingga Fasilitas yang Lengkap Harus Dipertimbangkan
Kenapa Palembang Disebut Kota Pempek

Panduan Properti

Kenapa Palembang Disebut Kota Pempek? Kuliner Khas Ini Memang Sudah Melekat
mengenal aparthotel

Panduan Properti

Mengenal Apa itu Aparthotel. Konsep Unik Penyewaan Apartemen
kenapa jember pakai bahasa madura

Panduan Properti

Kenapa Jember Pakai Bahasa Madura? Yuk, Cari Tahu Alasannya Biar Tidak Penasaran
tinggal di jember

Panduan Properti

16 Alasan Tinggal di Jember. Kota Karnaval Tingkat Dunia
suasana kota serang banten

Panduan Properti

12 Kelebihan Tinggal di Serang. Ibu Kota Provinsi Banten yang Seolah Terlupakan
kelebihan tinggal di magelang

Panduan Properti

12 Kelebihan Tinggal di Magelang. Kota Kecil di Jawa Tengah yang Strategis 
Kenapa Kediri Menjadi Kota Terkaya

Panduan Properti

Kenapa Kediri Menjadi Kota Terkaya? PDRB Kota Ini Mengalahkan Sejumlah Daerah di Indonesia Termasuk Jakarta