Developer Metland kejar target penjualan pada kuartal 4 2025 untuk memenuhi target tahunan dengan sejumlah cara menaikkan pendapatan.
PT Metropolitan Land Tbk melangsungkan public expose untuk melaporkan kinerja keuangan pada Senin (10/11/2025).
Emiten dengan kode MTLA ini mencatatkan marketing sales hingga September 2025 yang mencapai sebesar Rp1,345 triliun.
Jumlah penjualan tersebut kurang lebih setara dengan 67 persen dari target tahun 2025 yang diproyeksikan sebesar Rp2 triliun.
Pendapatan tersebut berasal dari penjualan properti residensial sebesar Rp722 miliar serta pendapatan berulang atau recurring income sebesar Rp409 miliar.
Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang dikirimkan oleh Metland.
Perusahaan Pengembang Properti Metland Kejar Target Penjualan Pada Kuartal 4 2025 dari Penjualan Properti Residensial dan Pendapatan Berulang
Ada sejumlah pengembangan proyek properti berjalan terutama sejumlah kota mandiri yang diproyeksikan untuk mencapai target penjualan perseroan.
Dalam menjaga momentum penjualan pada kuartal 4 2025, perseroan menghadirkan berbagai program promosi akhir tahun di sejumlah proyek residensial dan komersial.
Hal ini termasuk penawaran harga menarik, potongan biaya pembelian hingga kemudahan pembayaran bagi konsumen.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi sekaligus memperluas jangkauan pasar menjelang penutupan tahun 2025.
Ada sejumlah proyek yang menyumbangkan pendapatan MTLA yaitu Metland Transyogi yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Proyek lainnya yang menjadi andalan perseroan adalah Metland Cibitung dan Metland Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Developer Meningkatkan Pendapatan Berulang dari Sejumlah Pusat Perbelanjaan dan Hotel di Berbagai Lokasi
Pada lini komersial, pusat perbelanjaan Grand Metropolitan Bekasi akan menghadirkan berbagai program promosi.
Selain itu, ada kegiatan tematik akhir tahun di pusat-pusat perbelanjaan lainnya seperti di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kunjungan dan daya tarik konsumen.
Di sektor hotel, perseroan mencatatkan kinerja operasional yang terus meningkat dibandingkan kuartal 1 dan kuartal 2 tahun 2025,
Peningkatan ini didorong oleh kenaikan tingkat okupansi dan aktivitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di sejumlah unit hotel.
Aktivitas tersebut terlihat meningkat seperti Hotel Horison Ultima Bekasi dan Metland Hotel Bekasi, keduanya berada di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Untuk kategori leisure hotel, seperti Hotel Horison Ultima Seminyak dan Metland Venya Ubud juga mencatatkan pencapaian yang baik.
Tingkat okupansi tercatat stabil di atas 80 persen, mencerminkan tingginya minat wisatawan dengan destinasi Pulau Bali.
By the way, MTLA juga mengoperasikan sejumlah hotel lainnya seperti di Cirebon dan Kertajati, keduanya di Jawa Barat.
MTLA Mengungkapkan Kontribusi Penjualan Properti dan Pendapatan Berulang Memberikan Stabilitas Pendapatan
Perseroan mengejar penjualan pada dua bulan terakhir 2025. Aktivitas pembelian properti mulai bergerak positif, terutama pada segmen rumah tapak.
Selain itu, kontribusi dari pendapatan berulang dari hotel dan pusat perbelanjaan juga terus memberikan stabilitas bagi kinerja perseroan.
Dengan fundamental bisnis yang kuat dan portofolio proyek yang terus berkembang, Metland menatap tahun 2026 penuh keyakinan.
Perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan proyek residensial, pengembangan area komersial, serta peningkatan kontribusi dari lini pendapatan berulang.
Sebelumnya, ada ulasan perihal Metland Venya Ubud yang berkomitmen mendukung berbagai kegiatan budaya di kawasan Ubud, Bali.
Jangan lewatkan pembahasan mengenai Metland Cibitung yang memperkenalkan klaster Valencia. Kawasan residensial dan area komersial dikembangkan seimbang.
Tidak ketinggalan, terdapat uraian soal pusat perbelanjaan yang dikelola oleh Metland, Grand Metropolitan yang menghadirkan Festival Kuliner Pasar Guyub.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai pencapaian penjualan yang ditargetkan oleh developer.














