Home / Berita

Sabtu, 1 Juni 2024 - 12:00 WIB

Knight Frank Indonesia Ungkap Tren Pasar Residensial Premium di Indonesia. Pasar Ini Tumbuh Stabil

Konsultan properti Knight Frank Indonesia ungkap tren pasar residensial premium di Indonesia. Simak ulasan singkatnya. 

Belum lama ini, perusahaan asal Inggris tersebut memberikan insight mengenai pasar properti kelas atas. 

Situs Investasiproperti.id akan membahasnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari Knight Frank Indonesia.

Menurut Prime International Residential Index (PIRI) dalam edisi terbaru The Wealth Report, tercatat pertumbuhan rumah premium pada tataran global berada pada kisaran 3,1%. 

Tren positif ini terjadi di 80 dari 100 kota di dunia, sementara  itu Asia Pasifik tampil sebagai wilayah dengan kinerja pertumbuhan tertinggi yang mencapai 3,8%. 

Sementara itu, pasar residensial premium Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang stabil di kisaran 0,6%. 

Dalam edisi terbaru Jakarta Property Highlight yang dirilis oleh Knight Frank Indonesia, pasar residensial di Jakarta khususnya di segmen kondominium didominasi oleh sektor menengah. 

Baca Juga :  Jadwal HOMEDEC 2024 Hari Kedua. Mau Lihat Demo Masak atau Talk Show dengan Tema Interior

Tren ini terus bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih berlanjut, tetapi stimulasi dari pemerintah membantu dalam bentuk insentif. 

Sejalan dengan itu, The Wealth Report juga mengungkap perbandingan dalam sektor properti residensial premium, yang menunjukkan jumlah luas hunian untuk setiap 1 juta USD (sekitar Rp15,9 miliar). 

Konsultan Asal Inggris Knight Frank Indonesia Ungkap Tren Pasar Residensial Premium di Indonesia

The Wealth Report juga melaporkan lima kota dengan harga tertinggi yaitu di Kota Monaco, Hong Kong (China), Singapura, London (Inggris), dan Jenewa (Swiss).

 

Di Jakarta sendiri, rata-rata harga unit apartemen high end dilaporkan berada di harga Rp57,7 juta per meter persegi. 

Hal ini berarti untuk setiap 1 juta USD, seseorang dapat memiliki sebuah unit apartemen mewah dengan ukuran sekitar 276 meter persegi di Jakarta. 

Baca Juga :  Knight Frank Indonesia Jelaskan Kondominium Berkonsep TOD. Tren Permintaan Lebih Baik Dibandingkan Hunian Vertikal Lain

Besaran luas lantai ini secara signifikan lebih besar jika dibandingkan dengan budget yang sama di pasar real estate Asia besar lainnya.

Sebagai contoh untuk 1 juta USD, seseorang hanya dapat membeli sekitar 64 meter persegi properti primer di Tokyo (Jepang).

Dengan jumlah uang yang sama, orang hanya bisa membeli apartemen seluas 32 meter persegi di Singapura dan hanya 22 meter persegi di Hong Kong.

Nah, itulah fakta menarik yang diberikan oleh Knight Frank Indonesia mengenai tren pasar residensial premium di Indonesia.

Sebelumnya, ada konten yang membahas kenapa harga rumah di Korea Selatan sangat mahal yang tentunya bisa menambah insight investor.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai insight terkini dari konsultan properti ternama. 

Share :

Baca Juga

IKEA Ungkap Alasan Keranjang Plastik Jadi Populer

Berita

IKEA Ungkap Alasan Keranjang Plastik Jadi Populer. Pilihan Masyarakat Urban yang Ingin Solusi Gaya Hidup Simpel dan Rapi di Rumah
ka feeder kcjb

Berita

Wah, KA Feeder Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat Menampung 280 Penumpang
Cushman & Wakefield Jelaskan Pasar Kondominium di Jabodetabek Kuartal 1 2025

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Pasar Kondominium di Jabodetabek Kuartal 1 2025. Penjualan Catatkan Tren Positif 
Arrayan Group Optimistis Prospek Properti di Timur Jakarta

Berita

Socia Garden Lakukan Groundbreaking Tahap I. Serah Terima Ditargetkan Pada Desember 2024
Summarecon Ekspansi ke Kawasan Barat Jakarta

Berita

Summarecon Ekspansi ke Kawasan Barat Jakarta. Developer Kembangkan Summarecon Tangerang Seluas 109 Hektare
HOMEDEC 2025 Hadirkan Berbagai Produk Pilihan

Berita

HOMEDEC 2025 Hadirkan Berbagai Produk Pilihan. Mulai dari Furnitur, Dekorasi Hingga Peralatan Dapur
para pemenang ogra 2023

Berita

Inilah Pemenang Onduline Green Roof Awards 2023 Asia. Arsitek Indonesia Sapu Bersih Gelar Juara Sayembara Desain dan Arsitektur
kenaikan harga lahan di kawasan industri jabodetabek

Berita

Keterbatasan Lahan Jadi Penyebab Kenaikan Harga Lahan Kawasan Industri di Jabodetabek. Colliers Paparkan Analisisnya