Home / Berita

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:00 WIB

Knight Frank Jelaskan Kondominium Jakarta Semester 1 2025. Transaksi Terbesar Sektor Ini Masih Berasal dari Kelas Menengah

Sumber Foto: Frasershospitality.com

Sumber Foto: Frasershospitality.com

Konsultan properti Knight Frank jelaskan kondominium Jakarta semester 1 2025. Stimulus pemerintah turut membantu penjualan. 

Pertumbuhan sektor kondominium masih belum menunjukan signal yang positif, meski pasar masih terus bergerak di tengah berbagai tantangannya.

Pelemahan pasar juga tercermin dari penurunan permintaan proyek kondominium jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu. 

Hal ini menyebabkan perusahaan pengembang perlu terus memantau pasar hingga mencapai kondisi yang terbilang cukup stabil.

Meski demikian, pada awal tahun 2025 ditandai dengan kehadiran sebanyak 1.208 unit kondominium baru dari empat proyek yang masuk pasar.

Akan tetapi, secara agregat jumlah pasokan hunian vertikal tersebut relatif menurun jika dibandingkan dengan semester sebelumnya.

Stimulus pemerintah berupa PPN DTP (pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah) dinilai pelaku pasar cukup membantu dalam menggerakkan transaksi.

Kebijakan ini tentunya membantu para pembeli properti karena mengurangi harga properti. PPN ini sendiri mencapai 12% dari harga rumah. 

Perusahaan Konsultan Properti Knight Frank Jelaskan Kondominium Jakarta Semester 1 2025

Transaksi yang terbantu oleh PPN DTP ini terlihat terutama untuk segmen menengah dengan kisaran harga tertentu. Hal ini tidak berdampak kepada semua segmen. 

Baca Juga :  Knight Frank Jelaskan Ritel Premium di Jakarta Pada 2025. Daya Beli Kelas Menengah Melemah

Akan tetapi, mengingat pelemahan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah saat ini, maka para pengembang masih berhati‐hati dalam merilis produk untuk segmen tersebut. 

“Pasar kondominium masih mengalami tantangan saat ini, sinyal permintaan menunjukan demikian,” kata Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

“Penelusuran pasar juga menemukan bahwa serapan project kondominium tahun ini melemah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski segmen upper middle dan middle masih terlihat bergerak,” lanjutnya.  

“Pengembang perlu memahami profil kelas menengah untuk terus berinovasi menghadirkan produk yang dapat diserap pasar saat ini, tidak hanya terkait lokasi dan karakter produk,” ujarnya lagi. 

“Namun, akses kelas menengah terhadap lembaga keuangan perlu dibuka secara luas untuk terus menggerakan transaksi,” imbuhnya. 

Kondisi Pasar Kondominium di Jakarta yang Perlu Diketahui

Sementara itu, pasar di kelas menengah ke atas masih terlihat masih terus tumbuh. Berikut ini, detail pembaruan kondisi pasar kondominium di Jakarta pada paruh pertama tahun 2025.

Baca Juga :  Green Pramuka City Berikan Promo Menarik untuk Apartemen Tipe Japandi. Cicilan Mulai Rp5 Jutaan Per Bulan

Sektor strata condominium terungkap pasokan kondominium bertambah menjadi 248.269 unit, dengan selesainya 4 proyek baru di area Non CBD (central business district).

Untuk tingkat penjualan kumulatif berada di angka 95,9%, sementara kumulasi penjualan kondominium tertinggi terjadi pada segmen middle, sebanyak 44% dari total penjualan..

Secara umum, rerata harga jual pada unit baru terlihat menguat sebesar 1,9% saja secara YoY atau year on year

Rerata penjualan stok baru meningkat tipis pada angka 56%, dalam kondisi 4.198 unit baru yang tengah dipasarkan saat ini.

Sebelumnya, terdapat ulasan soal Knight Frank yang menjelaskan peluang kebijakan tarif Amerika Serikat ke sektor properti Indonesia.

Jangan lewatkan pembahasan Knight Frank terkait tren dan permintaan kondominium berkonsep TOD (transit oriented development) di Jakarta.

Tidak ketinggalan ada ulasan soal proyeksi pasar kondominium di Jakarta terkait PPN DTP (pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah). 

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai insight yang diberikan oleh konsultan properti mengenai pasar kondominium di Indonesia. 

Share :

Baca Juga

Paradise Indonesia Bidik Kenaikan Pendapatan Perusahaan

Berita

Paradise Indonesia Bidik Kenaikan Pendapatan Perusahaan Pada 2024. Target Kenaikan Hingga 30 Persen
MAS Group Luncurkan Areum Parc

Berita

MAS Group Luncurkan Areum Parc. Jumlah NUP Konsumen Telah Melebihi Target Developer
kendaraan listrik dari beam mobility

Berita

Hadir di Jababeka, Beam Mobility Ingin Berperan dalam Penyediaan Kendaraan Listrik yang Ramah Lingkungan

Berita

Northridge Ultimate Business Center Punya Captive Market yang Besar. Proyek Terbaru Sinar Mas Land Ini Dekat Sejumlah Fasilitas Utama di BSD City
Metland Hotel Smara Bekasi Jadi Hotel Kedua dengan Brand Metland Smara

Berita

Metland Hotel Smara Bekasi Jadi Hotel Kedua dengan Brand Metland Smara. Developer Perkuat Bisnis Perhotelan
ARTOTEL Casa Kuningan Hadirkan Intimate Showcase Bersama Musisi Badai

Berita

ARTOTEL Casa Kuningan Hadirkan Intimate Showcase Bersama Musisi Badai. Artotel Group Mempersembahkan Badai 1 Dekade: Jalan Sendiri untuk Tamu
The Ascott Limited Optimistis dengan Harris Hotel & Convention Serpong

Berita

The Ascott Limited Optimistis dengan Harris Hotel & Convention Serpong. Kebutuhan Sektor Hospitality Terus Tumbuh di Summarecon Serpong
skandinavia apartment hadirkan dua tipe show unit terbaru

Berita

Skandinavia Apartment Berkolaborasi dengan IKEA Hadirkan Show Unit Terbaru. Tawarkan Dua Tipe Desain kepada Konsumen