Home / Berita

Minggu, 14 September 2025 - 19:00 WIB

Knight Frank Jelaskan Ritel Premium di Jakarta Pada 2025. Daya Beli Kelas Menengah Melemah

Sumber Foto: Epiwalk.com

Sumber Foto: Epiwalk.com

Konsultan properti Knight Frank jelaskan ritel premium di Jakarta pada 2025, sejumlah tenant masuk ke sejumlah mal. 

Saat ini, indikasi pelemahan daya beli masyarakat kelas menengah menunjukan kunjungan ke ruang ritel dilakukan hanya untuk makan minum, sosialisasi, dan mendapatkan suasana baru. 

Akan tetapi, transaksi diprediksi melemah, hal ini ditandai dengan keluarnya tenant atau penyewa utama dari beberapa sektor, seperti fashion, lifestyle, dan home appliance.

Sementara itu, gerai makan minum terus tumbuh dengan tangguh. Hal ini terbukti pada awal tahun 2025, beberapa jenama membuka gerai baru. 

Setidaknya, ada beberapa brand F&B (food and beverage) ritel yang melakukan ekspansi, di antaranya seperti Chagee, 88 Seoul, dan 4Fingers Crispy Chicken.

“Pola belanja masyarakat saat ini mulai bergeser,” kata Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

“Sebagian transaksi terjadi dalam ranah ecommerce, sehingga ruang ritel saat ini menjadi multifungsi, tidak hanya sebagai tempat belanja, tetapi menjadi ruang hidup sebagai tempat interaksi, edukasi, sosialisasi, bermain, berolahraga, dan sebagainya,” lanjutnya. 

“Pola konsumsi konsumen saat ini cukup menantang, sehingga pengelola ritel perlu terus melakukan inovasi, seperti mengadopsi desain ruang olahraga untuk mengakomodasi gaya hidup sehat, seperti inovasi ruang untuk padel tennis, pickleball, dan sebagainya,” katanya lagi.

Perusahaan Konsultan Properti Knight Frank Jelaskan Ritel Premium di Jakarta Pada 2025

Performa ritel memang beragam, tergantung segmentasi pasar yang dimiliki oleh masing-masing ritel atau pusat perbelanjaan. 

Baca Juga :  Knight Frank Jelaskan Tantangan Kebijakan Tarif AS ke Sektor Properti Indonesia. Bisa Melemahkan Transaksi Pasar

Misalnya saja, dengan performanya yang kokoh, ritel premium saat ini mendapatkan ekspansi dari gerai sektor fashion, F&B, dan lifestyle

Refleksi menggambarkan bahwa sebagian besar pengunjung pada retail ini umumnya adalah pengunjung yang benar-benar akan berbelanja.

Sementara itu, ritel kelas menengah ke bawah saat ini masih terus berusaha bertahan, selain dengan menerapkan omni channel marketing

Tidak ketinggalan, pengelola ritel juga memanfaatkan ruang terbukanya untuk pameran, event, ataupun kegiatan hobi yang dapat meningkatkan kunjungan.

Pengelola Pusat Perbelanjaan Harus Melakukan Sejumlah Langkah untuk Meningkatkan Jumlah Kunjungan dan Transaksi

Sejatinya, indikator baiknya performa ritel, bukan sekedar tingginya traffic kunjungan konsumen, tetapi ketika keramaian berubah jadi transaksi nyata.

Sebelumnya ada fenomena rojali (rombongan jarang beli) dan rohana (rombongan hanya tanya) yang sempat viral belum lama ini. 

Maka, kondisi ini akan mengindikasikan keberlanjutan dinamika bertumbuhnya ruang ritel atau pusat perbelanjaan.

Aksi demonstrasi belakangan ini, memberikan dampak langsung sementara pada operasional dan kunjungan ritel yang berlokasi di wilayah-wilayah pusat aksi. 

Pada masa mendatang, pemerintah tentunya diharapkan dapat memulihkan rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat agar situasi kembali normal. 

Selain itu, pengelola ritel perlu lebih siap untuk terus berinteraksi melalui media sosial untuk menjaga keberlanjutan operasional ritel, menjaga kepercayaan tenant dan pengunjung.

Mengintip Kinerja Sektor Ritel di Jakarta Secara Garis Besar dalam Dua Triwulan Pertama Tahun 2025

Secara umum, berikut ini adalah sejumlah detail performa dari sektor ritel di Jakarta pada semester pertama tahun 2025. 

Baca Juga :  Hadirkan Fasilitas Terbaru, Apartemen Skandinavia Ingin Menarik Perhatian End User dan Investor Properti

Total pasokan pusat perbelanjaan di Jakarta memang naik hanya sebesar 0,3% secara tahunan pada angka 4.332.092 m2. 

Setidaknya, ada dua mal yang melakukan reopening setelah renovasi. Keduanya adalah Plaza Semanggi yang berubah menjadi Lippo Mall Nusantara dan Epiwalk. 

Sementara itu, rerata tingkat okupansi ruang ritel saat ini berada di kisaran 77,4%, atau naik tipis dari tahun lalu. Rerata harga sewa meningkat sekitar 3% dari tahun lalu.

Setidaknya empat ritel baru akan masuk hingga 2026 di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Nantinya, ada tambahan ruang mencapai 149 ribu meter persegi. 

New tenant mulai masuk pada ritel kelas middle-up yang didominasi global brand, mulai dari F&B, fashion, elektronik, lifestyle, beauty, hiburan, dan home appliances.

Sebelumnya ada pembahasan mendalam terkait Knight Frank yang mengungkapkan penyewa kantor mempertimbangkan ESG (Environmental, Social, And Governance)

Jangan lewatkan ulasan singkat soal Knight Frank yang menjelaskan apartemen sewa Jakarta semester 1 2025 setelah adanya pasokan baru di area CBD (central business district).

Tidak ketinggalan terdapat uraian mendalam perihal Knight Frank yang menjelaskan tantangan kebijakan tarif Amerika Serikat ke sektor properti Indonesia. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai ulasan bisnis ritel di Indonesia terutama kota besar seperti Jakarta. 

Share :

Baca Juga

rumah tahan gempa di cianjur

Berita

Kementerian PUPR dan BNPB Sosialisasi Rumah Tahan Gempa di Cianjur
Grand Metropolitan Hadirkan Immigration Lounge

Berita

Grand Metropolitan Hadirkan Immigration Lounge. Yuk, Urus Paspor Sambil Berbelanja
Universitas Katolik Soegijapranata Rilis Aplikasi Dinda

Berita

Kementerian PUPR Gelar Workshop Aplikasi Dinda Menghadirkan Seluruh Pihak Berkepentingan dalam Penyediaan Perumahan
apartemen antasari place di jakarta selatan

Berita

Hadiri Pertemuan dengan Pembeli Unit, Developer Apartemen Antasari Place Berkomitmen Terhadap Perjanjian Hukum 
Kompetisi Digital Design Hackathon di ARCH ID 2024

Berita

Mengintip Kompetisi Digital Design Hackathon di ARCH ID 2024. Arsitek Harus Menguasai Software dan Hardware
Knight Frank Indonesia Jelaskan Pasar Apartemen Sewa di Jakarta

Berita

Knight Frank Indonesia Jelaskan Pasar Apartemen Sewa di Jakarta. Para Ekspatriat Masih Menjadi Target Market 
Summarecon dan MRT Jakarta Tanda Tangani MOU Pengembangan MRT

Berita

Summarecon dan MRT Jakarta Tanda Tangani MOU Pengembangan MRT. Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang Akan Terhubung Koridor Timur-Barat
Harga Apartemen Green Pramuka City

Berita

Green Pramuka City Berikan Promo Menarik untuk Apartemen Tipe Japandi. Cicilan Mulai Rp5 Jutaan Per Bulan