Home / Gaya Hidup

Jumat, 13 September 2024 - 07:45 WIB

Kenapa di Jepang Tidak Boleh Boncengan Sepeda? Terkesan Ribet ya

Sumber Foto: Tokyobybike.com

Sumber Foto: Tokyobybike.com

Mau tahu alasan kenapa di Jepang tidak boleh boncengan sepeda, bisa jadi panduan ketika kamu tinggal atau traveling ke negara ini. 

Jepang menjadi salah satu negara di dunia yang penduduknya memiliki kebiasaan naik sepeda untuk pergi ke mana-mana. 

Salah satu negara lain yang memiliki masyarakat hobi naik sepeda adalah Belanda. Jumlah sepeda lebih banyak dibandingkan jumlah orang di negara ini. 

Bisa dikatakan, sepeda merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Jepang setiap harinya. 

Tidak heran kalau parkir sepeda di dekat stasiun kereta listrik di Jepang terbilang besar dan bisa menampung ribuan unit. 

Sebagai negara maju, peraturan di Jepang tentunya memang ketat, bahkan untuk naik sepeda berboncengan. Kamu pasti kaget. 

Pengendara sepeda di negeri ini memang dituntut mematuhi semua aturan lalu lintas demi keselamatan sendiri dan orang lain. 

Mungkin ada yang bertanya di Jepang sepeda pada umumnya melaju di mana? Mereka mengendarai di lajur sebelah kiri. 

Situs Investasiproperti.id akan membahas sejumlah alasan aturan tidak boleh membonceng sepeda di negara ini.

Investasiproperti.id mengutip dari berbagai sumber media online seperti Okezone.com, Tribunnews.com, Kompas.com, hingga Liputan6.com.

Baca Juga :  Kenapa Rumah di Korea Mahal? Hidup di Seoul Tidak Seindah Drakor

Alasan Kenapa di Jepang Tidak Boleh Boncengan Sepeda

Apakah di Jepang boleh boncengan sepeda? Hmm, ternyata tidak boleh ya lantaran hal ini dianggap kategori berbahaya dan melanggar lalu lintas. 

Kalau ada yang melanggar, maka ia bisa membayar denda hingga 20 ribu yen (Rp2 juta), tetapi memang ada beberapa pengecualian. 

  1. Pengendara sepeda telah berusia 16 tahun atau lebih bisa membawa bayi di bawah umur 6 tahun yang diletakkan pada kursi bayi atau pada punggung pengendara yang diikat kuat dengan tali. 
  2. Seorang pengendara sudah berumur 16 tahun atau lebih dapat membawa dua bayi dengan sepeda yang sudah didesain khusus untuk membawa dua bayi. Bayi bisa diletakkan di kursi depan dan belakang. Sepeda juga harus bertanda BAA (bicycle association Japan approved).
  3. Pengendara telah berusia 16 tahun atau lebih bisa membawa bayi di atas sepeda yang telah didesain khusus untuk membonceng dua bayi. Bayi lainnya dapat diikat kuat dengan tali pada punggung pengendara sepeda.
  4. Dua orang pengendara bisa naik sepeda tandem. Sepeda dua orang ini mempunyai sepasang pedal yang sudah diatur untuk penumpang di belakang.  
Baca Juga :  Kenapa di Eropa Jarang Ada Motor? Padahal Jerman Menjadi Negara Penemu Kendaraan Ini

Singkatnya, negara ini melarang pengendara yang tidak kompeten membonceng orang lantaran dianggap berbahaya. Penumpang tidak memiliki kuasa untuk mengendalikan sepeda. 

Sebenarnya, ada sejumlah aturan lain terkait pengendara sepeda di Jepang seperti taat lampu lalu lintas, dilarang berkendara sejajar, mengendarai di kanan jalan, punya lampu, dan tidak boleh naik sepeda saat mabuk. 

Nah, itulah alasan kenapa di Jepang tidak boleh boncengan sepeda. Hal ini bisa menjadi pengetahuan saat kamu traveling atau menetap di negara ini. 

Hal Unik Lainnya di Jepang

Investasiproperti.id akan membahas sejumlah hal unik lainnya terkait kebiasaan di Negeri Sakura ini seperti kenapa di Jepang tidak boleh boncengan motor.

Banyak hal unik di negara ini seperti kenapa di Jepang banyak rumah kosong. Jumlahnya mencapai jutaan rumah di seluruh negeri. Kamu tertarik pindah ke negara ini?

Atau kenapa di Jepang jarang ada motor padahal negara ini adalah salah satu produsen motor terbesar di dunia dengan merek seperti Honda, Yamaha, atau Kawasaki.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai kebiasaan yang unik atau menarik dari masyarakat sebuah negara. 

Share :

Baca Juga

donasi penjualan aftonsparv

Gaya Hidup

IKEA Donasikan Penjualan AFTONSPARV untuk Perbaikan Sanitasi Anak di Perdesaan
anthony ginting jadi brand ambassador aqua elektronik

Gaya Hidup

Pebulutangkis Anthony Ginting Jadi Brand Ambassador AQUA Elektronik. Sang Bintang Bangga Jadi Bagian Transformasi Produk
kenapa hotel tidak ada lantai 4

Gaya Hidup

Kenapa Hotel Tidak Ada Lantai 4? Apakah Bawa Sial dan Kematian
teras by plataran di bintaro xchange mall 2

Gaya Hidup

Teras Oceanarium by Plataran Hadir di Bintaro Jaya XChange Mall 2. Sajikan Menu Indonesia, Asia, dan Western 
ikea tawarkan konsultasi desain di malang

Gaya Hidup

IKEA Hadirkan Konsultasi Desain Interior di Malang. Member Dapat Cash Back
aftonsparv didesain bersama anak

Gaya Hidup

IKEA Desain AFTONSPARV Bersama Anak-anak. Mainan Terinspirasi dari Imajinasi Anak
kerja sama ikea kota baru parahyangan dan duitin

Gaya Hidup

IKEA dan Duitin Kolaborasi Hadirkan Zona Daur Ulang di Kota Baru Parahyangan
beam mobility akan ekspansi ke sejumlah lokasi

Gaya Hidup

Beam Mobility Rencana Ekspansi pada 2024. Bidik Perguruan Tinggi dan Kota Mandiri Agar Bisa Menikmati Layanan Sepeda Listrik