Saatnya membedah strategi investasi properti Iwan Sunito, pengusaha asal Indonesia yang meraih kesuksesan di Australia.
“The best investment on Earth is earth.” Demikian kutipan terkenal dari Louis Glickman, seorang investor properti asal New York, Amerika Serikat.
Tak dapat dibantah, properti merupakan salah satu investasi paling menguntungkan lantaran berbagai faktor yang ada.
Mulai dari ketersediaan lahan yang terus berkurang, inflasi, permintaan yang terus bertambah, dan perkembangan infrastruktur kawasan.
Hal inilah yang dicermati Iwan Sunito sebagai Founder dan CEO (Chief Executive Officer) One Global Capital, perusahaan investasi dan pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia.
One Global Capital adalah divisi pengelolaan dana dari Sunito Group Family Office yang didirikan oleh Iwan.
Perusahaan ini berfokus pada investasi berdampak tinggi di seluruh pengembangan perumahan, perhotelan, dan penggunaan lahan campuran di Australia dan Asia Tenggara.
Korporasi ini memimpin penempatan modal dan arahan strategis untuk semua proyek di bawah bendera Sunito Group.
Membedah Strategi Investasi Properti Iwan Sunito yang Meraih Kesuksesan di Australia
Bayangkan, dengan modal awal “hanya” Rp150 miliar, pengusaha kelahiran Surabaya ini mampu mencetak Rp1 triliun untuk properti yang berada di Five Dock.
Five Dock merupakan kawasan suburban Sydney, salah satu kota terbesar dan berpenduduk paling padat di Australia.
Dia mengungkapkan kalau sebelumnya kawasan Five Dock bahkan tidak dilirik oleh perusahaan pengembang.
Setelah melakukan kalkulasi, Iwan mengakuisisi lahan yang berlokasi di 155 William Street, Five Dock pada 2002 silam.
Semula lahan ini hanya berupa showroom mobil bekas dengan ceceran oli di mana-mana dan bising oleh deru truk-truk bermuatan berat yang melintasi Parramatta.
Akan tetapi, saat banyak pengembang mengabaikannya, pria yang besar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ini justru melihat sebuah peluang emas.
Kemampuan dalam Membaca Arah Pengembangan Tata Kota
Sebagai pengusaha properti, Iwan bukan hanya mengembangkan sebidang tanah, melainkan membangun masa depan kota.
“Tanpa peliputan dari media, tanpa pesta peresmian, hanya dering telepon, proposal sederhana, dan tentu saja optimisme,” ujar Iwan Sunito seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
Setelah berhasil mengakuisisi lahan tersebut, Iwan beserta kolega kemudian menyewakannya sebagai showroom mobil.
“Selama lebih dari satu dekade, harga sewa dipatok hanya AUD 1 juta (Rp10,6 miliar) per tahun. Sekadar cukup untuk membayar bunga dan biaya operasional, hingga waktunya dikembangkan,” katanya lagi.
Menurut Iwan, hal ini bukan spekulasi, melainkan strategi, riset mendalam, kesabaran, dan kemampuan membaca arah pengembangan tata kota.
Jangan lewatkan konten yang menarik mengenai Iwan Sunito yang berencana memperkenalkan program One Global Property Master Class Series.
Tidak ketinggalan, ada konten lainnya mengenai permintaan saham di One Global Capital Retail Trust mengalami kenaikan belum lama ini.
Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai strategi bisnis dari pengusaha properti kelas dunia.















