Saatnya membedah transformasi One Global Gallery Eastlakes sebagai bukti kesuksesan One Global Capital dalam mengelola investasi.
Transformasi One Global Gallery Eastlakes menjadi bukti nyata kemampuan One Global Capital dalam mengubah visi menjadi nilai nyata dan terukur.
Sebelumnya, pusat perbelanjaan di Sydney, Australia tersebut dikenal sebagai The Grand Eastlakes Shopping Centre.
Diluncurkan kembali pada Desember 2024, pusat gaya hidup modern seluas 3.000 m2 ini berkembang pesat sebagai destinasi ritel utama.
Mal ini tidak hanya menghadirkan pengembalian investasi yang luar biasa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar.
Sejak peluncuran ulang, masuknya penyewa baru atau anchor tenant telah mendorong lonjakan pendapatan kotor secara signifikan dari AUD 1,2 juta (Rp13,1 miliar) menjadi AUD 3 juta (Rp32,8 miliar).
Saatnya Membedah Transformasi One Global Gallery Eastlakes yang Dilakukan oleh One Global Capital
Pencapaian ini semakin diperkuat oleh laporan valuasi konsultan properti Savills per September 2025 yang mencatat nilai AUD 35 juta (Rp382,8 miliar).
Hal ini menunjukkan peningkatan nilai sebesar AUD 15 juta (Rp164 miliar) dengan pertumbuhan ekuitas mencapai 150% per tahun.
“Pertumbuhan sewa yang solid dan penurunan yield menjadi 6% mendorong kinerja ini. Kami optimistis tren positif ini akan berlanjut dengan valuasi yang lebih tinggi tahun depan,” ujar Samuel Sunito, salah satu eksekutif One Global Capital seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
By the way, Samuel Sunito merupakan salah satu eksekutif yang direkrut untuk memperkuat manajemen One Global Capital.
Sementara itu, Founder dan CEO (Chief Executive Officer) One Global Capital, Iwan Sunito menegaskan, pihaknya akan mengembalikan ekuitas investor hanya dalam waktu satu tahun, tentunya lima tahun lebih cepat dibandingkan rencana awal.
“Capaian ini jauh melampaui ekspektasi kami saat pertama kali mengakuisisi aset tersebut pada 2024,” ujar Iwan.
One Global Capital Melakukan Pendekatan dengan Komunitas Sehingga Memperoleh Tanggapan Positif
Menurut Iwan, keberhasilan ini didorong oleh filosofi community-first yang menjadi ciri khas One Global Capital dan terus mendapatkan respons positif dari para penyewa.
Salah satunya datang dari Mohamad Srour, pengusaha asal Lebanon kelahiran Australia yang merupakan pendiri Barber Brothers.
Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun di industri barber (pangkas rambut) dan jaringan 15 gerai yang sukses, Srour menilai pendekatan kepemimpinan Iwan Sunito sangat berbeda.
“Iwan Sunito adalah seorang landlord yang unik. Sikapnya yang ramah dan berorientasi pada keluarga membuat kami merasa dihargai setiap hari,” kata Srour.
Kepedulian tulusnya terhadap penyewa mendorong kami untuk menjalin kemitraan jangka panjang,” lanjutnya.
Saat ini, dengan 16 penyewa aktif, lebih dari 130 area parkir, serta konsep gaya hidup yang dinamis, One Global Gallery Eastlakes telah menjelma menjadi simbol ketangguhan ritel suburban.
Keberhasilan proyek ini juga menjadi pondasi bagi peluncuran One Global Capital Retail Trust, yang mendapat sambutan luar biasa sejak debutnya pada kuartal 4 2024.
Bagi investor Indonesia, inisiatif ini membuka peluang langka untuk berinvestasi pada aset global dengan kinerja tinggi dan potensi pertumbuhan berkelanjutan.
Sebelumnya terdapat ulasan soal permintaan saham di One Global Capital Retail Trust naik setelah developer membeli The Grand Eastlakes dari Crown Group.
Jangan lewatkan pembahasan lengkap soal membedah strategi investasi properti Iwan Sunito yang memerlukan riset, kesabaran, dan kemampuan membaca pengembangan kota.
Tidak ketinggalan terdapat uraian perihal One Global Capital yang mengembangkan konsep breathable building, hunian yang memiliki ventilasi dan pencahayaan alami.
Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan pengembang.















