Home / Berita

Selasa, 12 September 2023 - 21:00 WIB

Colliers Jelaskan Penyebab Kenaikan Tingkat Hunian Ritel di Surabaya. Punya Potensi Pada Masa Mendatang

Sumber Foto: Rumah.com/Surabayagaleri.blogspot.co.id

Sumber Foto: Rumah.com/Surabayagaleri.blogspot.co.id

Konsultan Colliers Indonesia menjelaskan penyebab kenaikan tingkat hunian ritel di Surabaya. Proyeksinya ada potensi yang baik. 

Aktivitas sewa menyewa ruang ritel di ibu kota Provinsi Jawa Timur tetap berjalan dan mulai menggeliat pasca pandemi Covid-19. 

Menurut proyeksi data, kota terbesar kedua di Indonesia dalam jumlah penduduk ini tidak akan mendapatkan tambahan ruang ritel hingga akhir tahun 2023. 

Namun, Kota Surabaya akan memperoleh tambahan pasokan ruang ritel yang mencapai lebih dari 92 ribu meter persegi dalam dua tahun mendatang. 

Setidaknya, ada empat pusat perbelanjaan baru yang beroperasi yang tersebar di Surabaya Selatan, Surabaya Timur, dan Surabaya Barat.

Situs Investasiproperti.id mengolah, merangkum, dan mengutip data yang didapatkan dari konsultan properti Colliers Indonesia. 

Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan aktivitas sewa menyewa berasal dari sejumlah anchor tenant yang baru masuk ke Surabaya. 

Baca Juga :  AQUVIVA Perkenalkan Kampanye 3-2-1 dalam Bulan Ramadan 2026. WINGS Food Berikan Panduan untuk Hidrasi Tubuh Agar Puasa Lebih Nyaman

Beberapa di antaranya adalah perusahaan peralatan rumah tangga dan interior, kecantikan dan kesehatan, serta peralatan olahraga. 

pusat perbelanjaan di surabaya jawa timur

Sumber Foto: Rumah.com/Pakuwonjati.com

Penyebab Kenaikan Tingkat Hunian Ritel di Surabaya, Jawa Timur 

Berdasarkan data dari Colliers Indonesia, banyak hal yang menyebabkan tingkat hunian atau okupansi ruang ritel di Surabaya mulai naik. 

Perbandingan kenaikannya berdasarkan semester 1 dan 2 tahun 2022 dengan semester 1 2023. Tentunya masih ada ruang untuk bertambah. 

Okupansi mal di Surabaya Pusat naik dari 83,5% ke 87,1%. Tingkat hunian pusat perbelanjaan di Surabaya Utara turun dari 40,6 ke 38,4%. 

Sementara tingkat hunian ruang ritel di Surabaya Timur naik dari 69,6% ke 70,1%. Okupansi mal di Surabaya Barat naik dari 73,9% ke 79,3%. 

Begitu juga dengan tingkat hunian pusat perbelanjaan di Surabaya Selatan yang mengalami kenaikan dari 54,2% ke 56,3%. 

Baca Juga :  Mengenal Mega Manunggal Property. Developer Properti Industri dan Logistik Ini Diakuisisi oleh Astra Property

Colliers Indonesia mengungkapkan adanya evolusi pada komposisi penyewa yang diperoleh melalui pembagian ruang yang luas menjadi toko-toko. 

Hal ini menjadi potensi yang diperkirakan bisa dikembangkan lagi pada masa mendatang untuk menarik perhatian penyewa utama

Sejumlah penyewa utama dan toko-toko kecil inilah yang membantu menaikkan tingkat hunian pusat perbelanjaan di Surabaya. 

Colliers Indonesia juga mencatat kalau sejumlah perusahaan ritel besar juga sudah membuka toko atau gerai di Surabaya seperti IKEA, Decathlon, hingga Atmos. 

Semua ini turut membantu dalam menaikkan tingkat hunian mal di Surabaya. Bahkan, ada kemungkinan ada kenaikan dalam semester 2 2023. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten terkini mengenai dunia properti seperti bisnis ritel, pergudangan modern, hingga kawasan industri. 

Share :

Baca Juga

Mengenal Hotel Grand Maya by ARTOTEL di Banjarbaru Kalimantan Selatan

Berita

Mengenal Hotel Grand Maya by ARTOTEL di Banjarbaru Kalimantan Selatan. Artotel Group Menambah Portofolio Hotel Baru Pada 2026
JLL Ungkap Sejumlah Pusat Data yang Baru di Jakarta

Berita

JLL Ungkap Sejumlah Pusat Data yang Baru di Jakarta. Kapasitasnya Tumbuh Pesat Sejak Akhir 2020
Sinar Mas Land Ekspansi Layanan Digital Lewat OneSmartServices

Berita

Sinar Mas Land Ekspansi Layanan Digital Lewat OneSmartServices. Dukung Transformasi Digital di Indonesia
tren pusat perbelanjaan di jakarta

Berita

JLL Paparkan Tren Pusat Perbelanjaan di Jakarta. Seperti Apa ya?
BP Tapera Hadir dalam Munas Apersi VII di Bali

Berita

BP Tapera Hadir dalam Munas Apersi VII di Bali. Asosiasi Perumahan Ini Ikut Berperan dalam Program Rumah Subsidi
Colliers Jelaskan Pentingnya Integrasi Prinsip Berkelanjutan dalam Industri Properti

Berita

Colliers Jelaskan Pentingnya Integrasi Prinsip Berkelanjutan dalam Industri Properti. Developer dan Konsumen Harus Terlibat Aktif 
Arrayan Group Optimistis Prospek Properti di Timur Jakarta

Berita

Socia Garden Lakukan Groundbreaking Tahap I. Serah Terima Ditargetkan Pada Desember 2024
Kawasan Komersial Paramount Gading Serpong Dikembangkan Terpadu dalam Ekosistem Kota Mandiri

Berita

Kawasan Komersial Paramount Gading Serpong Dikembangkan Terpadu dalam Ekosistem Kota Mandiri. Didukung Pertumbuhan Penghuni yang Sudah Mencapai 120 Ribu Orang