Home / Panduan Properti

Rabu, 18 September 2024 - 08:35 WIB

Mengintip Bisnis Properti di Bali. Kembali Bangkit Setelah Terpuruk pada Masa Pandemi

Sumber Foto: Bukitvista.com

Sumber Foto: Bukitvista.com

Yuk, cari tahu bagaimana prospek bisnis properti di Bali yang juga menjadi destinasi wisata utama di Indonesia, bakal masih menjanjikan?

Bali merupakan tujuan wisata nomor satu di Indonesia dengan jumlah wisatawan asing mencapai 6,2 juta pada 2019. 

Setelah pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, jumlah pelancong mancanegara langsung nyungsep ke titik terendah selama 2020 dan 2021. 

Namun, jumlah turis asing yang datang ke Pulau Dewata mulai kembali naik pada 2022 dengan jumlah mencapai 2,1 juta orang.

Lantas apakah bisnis properti masih menjanjikan, terutama setelah tidak ada lagi pandemi yang melanda dunia. 

“Saat ini sedang booming,” ujar CEO Bukit Vista, Jing Cho Yang yang menjawab pertanyaan Investasiproperti.id melalui surat elektronik. 

Bukit Vista merupakan perusahaan yang mengelola sejumlah properti sewa di Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua daerah yang menjadi tujuan wisata di Indonesia. 

“Kami melihat jumlah pemesanan properti dibandingkan sebelumnya, lebih dari 100 booking per hari,” lanjutnya. 

“Pendapatan terus berkembang lebih dari 50% sejak 2019. Saya rasa Anda bisa melihat dengan mudah dari traffic dan okupansi yang tinggi di Bali, hal ini menunjukkan perjalanan wisata mulai bangkit dengan kuat,” katanya lagi. 

Baca Juga :  10 Kota untuk Solo Traveling di Indonesia. Tidak Usah Takut Kalau Ingin Menjelajahi Nusantara Seorang Diri

Bisnis Properti di Bali Mulai Membaik Lantaran Wisatawan Menginap Lebih Lama 

Jing Cho Yang melanjutkan bahwa tidak hanya jumlah pesanan properti sewa yang mulai meningkat, tetapi durasi waktu menginap tamu pun menjadi lebih lama. 

Ia juga memaparkan sejumlah tipe properti sewa yang bisa menjadi pilihan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya. 

“Produk yang paling menguntungkan adalah produk properti yang sesuai dengan pasar,” kata Jing Cho Yang lagi.

Ia melanjutkan kalau grup wisatawan menjadi lebih kecil dan masa menginap menjadi lebih lama dibandingkan sebelumnya. 

Hal ini sepertinya akan terus berlangsung dan menjadi tren di Pulau Dewata dalam beberapa waktu mendatang. 

Untuk pilihan properti sewa yang menguntungkan belakangan ini adalah rumah kecil, cottage dari bambu, dan boarding house

Properti sewa ini menjadi pilihan bagi wisatawan asing yang ingin menetap lama di Bali, setiap properti mempunyai keunggulan. 

Panduan Bagi Investor yang Ingin Memiliki Properti Sewa di Bali

Bagi investor properti, tentunya hal ini bisa menjadi insight untuk mempunyai properti yang disukai oleh para penyewa. 

Rumah tinggal yang bagus dengan ruang kerja, dapur, dan ruang tamu, meskipun kecil tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan kerja jarak jauh alias work from home

Baca Juga :  10 Kota Terdingin di Indonesia. Semua Kota Berada di Kawasan Dataran Tinggi

Cottage dari bambu juga menjadi tren dan mempunyai karakteristik, pastinya memang menguntungkan karena biaya konstruksinya murah, 

Selain itu, ada boarding house. Salah satu jenis properti sewa yang dapat ditemukan tidak hanya di Bali, tetapi di kawasan lain di Indonesia.

“Simpel dan bisa diandalkan,” ujar Jing Cho Yang menjelaskan kelebihan boarding house dibandingkan properti sewa lainnya. 

“Umumnya, investasi yang sangat menguntungkan karena termasuk produk pemula dan permintaannya mulai dari jangka waktu yang pendek, menengah, hingga jangka panjang,” katanya lagi.

Sementara, tipe properti sewa yang besar seperti villa besar dengan empat kamar tidur malah kurang menguntungkan saat ini.

Nah, bisnis properti di Bali ternyata masih menjanjikan ya. Apalagi ada sejumlah properti sewa yang bisa menjadi pilihan. 

Sebelumnya, ada konten yang membahas mengenai potensi investasi properti di Bandung, salah satu kota tujuan wisata di Indonesia.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai panduan dan rekomendasi kawasan untuk tempat tinggal dan investasi. 

Share :

Baca Juga

Kenapa Palembang Disebut Kota Tertua di Indonesia

Panduan Properti

Kenapa Palembang Disebut Kota Tertua di Indonesia? Siapa Menyangka Kota Ini Ada Sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya
Kota untuk Solo Traveling di Indonesia

Panduan Properti

10 Kota untuk Solo Traveling di Indonesia. Tidak Usah Takut Kalau Ingin Menjelajahi Nusantara Seorang Diri
Kenapa Gresik Disebut Kota Santri

Panduan Properti

Kenapa Gresik Disebut Kota Santri? Kawasan Ini Menjadi Awal Mula Penyebaran Islam di Indonesia
Kenapa Banjarmasin Disebut Kota Seribu Sungai

Panduan Properti

Kenapa Banjarmasin Disebut Kota Seribu Sungai? Selain Sungai Barito, Ada Sungai Apa Lagi ya
Kenapa Surakarta Disebut Solo

Panduan Properti

Kenapa Surakarta Disebut Solo? Cari Tahu Sejarah Kota Ini Lebih Lanjut
potret wisatawan di bali

Panduan Properti

5 Keunggulan Investasi Properti di Bali. Destinasi Wisata Nomor 1 di Indonesia
keuntungan investasi properti di bekasi

Panduan Properti

7 Keunggulan Investasi Properti di Bekasi. Jumlah Pekerja Asing yang Banyak
patimban menjadi pelabuhan terbesar di indonesia

Panduan Properti

Mengenal Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Terbesar di Indonesia