Home / Berita

Rabu, 25 Desember 2024 - 18:00 WIB

Cushman & Wakefield Jelaskan Perkantoran CBD Jakarta Pada Akhir 2024 dan Awal 2025. Pasokan Ruang Kantor Baru Hadir Pada 2026 Mendatang 

Sumber Foto: Avenue8offices.com

Sumber Foto: Avenue8offices.com

Konsultan properti Cushman & Wakefield jelaskan perkantoran CBD Jakarta pada akhir 2024 dan awal 2025. Simak ulasannya berikut ini. 

Sejumlah hal terungkap mengenai ruang perkantoran CBD (central business district) atau kawasan pusat bisnis di Daerah Khusus Jakarta. 

CBD ini mencakup kawasan Sudirman, Thamrin, Kuningan, dan TB Simatupang yang memiliki banyak gedung perkantoran dengan berbagai grade

Situs Investasiproperti.id telah merangkum pernyataan tertulis dari Cushman & Wakefield serta pernyataan Director of Strategic Consulting Cushman & Wakefield Arief Rahardjo. 

Dengan tidak ada pasokan baru yang memasuki pasar perkantoran CBD Jakarta pada tahun 2024 dan 2025, maka jumlah kumulatif pasokan saat ini adalah 7,4 juta m2. 

Pasokan baru tambahan diperkirakan akan masuk pasar paling cepat pada tahun 2026, yaitu sekitar 62.000 m2 saat ada gedung perkantoran baru selesai dibangun.

Baca Juga :  Country Head JLL Indonesia Masuk Daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Farazia Basarah Apresiasi Pencapaian Ini

Sementara itu, penyerapan bersih ruang kantor di Jakarta diperkirakan akan tetap positif sekitar 170.000 m2 selama tahun 2025. 

Sejumlah penyewa utama memang mencari ruang kantor baru lantaran ekspansi perusahaan. Beberapa di antaranya adalah perusahaan berbasis teknologi.

Tingkat kekosongan diperkirakan akan semakin turun menjadi 20,7% dengan tidak adanya pasokan gedung kantor baru pada tahun 2025. 

Perusahaan Konsultan Cushman & Wakefield Jelaskan Perkantoran CBD Jakarta Pada Akhir 2024 dan Awal 2025

Meskipun tingkat hunian atau okupansi terus meningkat, pemilik properti alias landlords akan tetap sangat berhati-hati dalam meningkatkan harga sewa dasar mereka. 

Baca Juga :  Cushman & Wakefield Jelaskan Bisnis Data Center di Asia Pasifik. Kawasan Asia Tenggara Mencatatkan Porsi Terbesar

Cushman & Wakefield menyatakan tarif sewa gross rata-rata gedung perkantoran untuk grade A saat ini adalah Rp303.000/m2 /bulan. Nantinya, harga sewa ini diperkirakan akan terus meningkat 

Hal ini sebagai akibat dari kenaikan bertahap pada komponen biaya sewa dasar (base rental) dan biaya biaya layanan (service charge). 

Pertumbuhan sewa diperkirakan juga akan semakin membaik, sebesar 5,1% pada tahun 2025 pasca pemilihan umum dan pemilihan presiden yang sukses serta periode stabilitas politik.

Kalau dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, harga sewa memang terus merangkak naik setelah sebelumnya menurun pada masa pandemi Covid-19. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai ulasan gedung perkantoran di Jakarta oleh konsultan properti. 

Share :

Baca Juga

ARTOTEL Casa Kuningan Hadirkan Desk & Dine

Berita

ARTOTEL Casa Kuningan Hadirkan Desk & Dine. Artotel Group Menawarkan Program Work From Cafe dengan Pilihan Kuliner yang Beragam
promo green pramuka city

Berita

Promo Beli Apartemen Green Pramuka City, Cash Gubrak untuk Tipe 2 Bedroom
Summarecon Gelar Summarecon Expo 2025

Berita

Summarecon Gelar Summarecon Expo 2025. Saatnya Kamu Beli Properti
NPG Indonesia Ungkap Proyek Ecoverse dan Nuanu City

Berita

NPG Indonesia Ungkap Proyek Ecoverse dan Nuanu City. Penghuni Ecoverse Bisa Menikmati Fasilitas Kota Kreatif Nuanu City
Mengintip Buku Anak Bali yang Melanglang di Bisnis Properti

Berita

Mengintip Buku Anak Bali yang Melanglang di Bisnis Properti. Berkisah Kiprah I Wayan Madik Kesuma, Direktur Utama KAS Group
Metland Cibitung Terus Kembangkan Millenia Hub di Millenia City

Berita

Metland Cibitung Terus Kembangkan Milenia Hub di Milenia City. Jadi Pusat Aktivitas Masyarakat dan Komunitas
Familia Urban Kerjasama dengan Bank untuk Pembelian Klaster Alexandrite

Berita

Familia Urban Kerjasama dengan Bank untuk Pembelian Klaster Alexandrite. Ada Pilihan Bank Pemerintah, Swasta, Hingga Syariah
Bank Danamon investasikan dana di Qoala

Berita

Bank Danamon Berinvestasi pada Qoala Melalui Garuda Fund. Berkolaborasi dengan MUFG untuk Mendukung Fintech di Indonesia