Konsultan properti Colliers jelaskan kinerja hotel di Jakarta kuartal 2 2025 yang mengungkapkan sejumlah hal yang perlu diketahui.
Pada paruh pertama tahun 2025 menjadi periode yang cukup menantang bagi para pelaku bisnis perhotelan di Jakarta.
Kombinasi faktor domestik dan internasional ternyata memberi tekanan yang berarti pada kinerja pasar secara keseluruhan.
Hilangnya permintaan dari segmen pemerintah membuat banyak pelaku bisnis hotel mengalihkan fokus ke pasar korporasi, yang kini semakin terfragmentasi dan kompetitif.
Sebelumnya, sempat ada ulasan Colliers yang mengungkap sektor hotel di Jakarta pada kuartal 1 2025 yang terkena dampak efisiensi pemerintah.
Meskipun kinerja pada kuartal 2 2025 menunjukan perbaikan bila dibandingkan dengan kuartal 1, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 masih terlihat sedikit penurunan.
Segmen korporasi dan FIT (free independent traveler) memang mencatatkan pertumbuhan, tetapi belum cukup untuk menutup hampir hilangnya permintaan dari segmen pemerintahan.
Perusahaan Konsultan Properti Colliers Jelaskan Kinerja Hotel di Jakarta Kuartal 2 2025
“Kinerja hotel di Jakarta menunjukkan peningkatan dari kuartal 1 ke kuartal 2, seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis,” kata Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“Namun, tren positif ini belum bisa dianggap sebagai tanda pemulihan penuh sektor perhotelan,” lanjut Ferry.
“Karena penurunan signifikan pada permintaan dari segmen pemerintah masih membebani pasar, menyisakan celah yang belum sepenuhnya dapat ditutup oleh segmen korporasi swasta,” katanya lagi.
Para pelaku bisnis hotel di Jakarta tetap optimistis dalam menghadapi paruh kedua 2025 seraya berharap pada banyak hal.
Tentunya dengan harapan adanya pelonggaran regulasi atau insentif pemerintah yang dapat membantu mendorong permintaan.
Dalam laporan yang sama, Colliers juga mengungkapkan sejumlah temuan mengenai kinerja hotel di Bali dalam kurun waktu yang sama.
Pelaku Bisnis Perhotelan di Jakarta Bisa Aktif dalam Mencoba Pangsa Pasar yang Potensial
Pemulihan bertahap pada segmen korporasi juga diperkirakan akan terjadi, pastinya hal ini juga dapat membawa angin segar terhadap industri perhotelan.
Untuk sementara, sangat penting bagi pelaku hotel untuk secara proaktif menjajaki pasar baru dan menerapkan strategi adaptif guna mengurangi kekurangan yang dialami pada paruh pertama tahun 2025 ini.
Sebelumnya ada ulasan lengkap soal Colliers yang menjelaskan perubahan lanskap real estate komersial di Indonesia yang disebabkan oleh sertifikasi bangunan hijau.
Jangan lewatkan pembahasan mengenai Colliers yang menerangkan pasar apartemen di Jakarta pada kuartal 1 2025, terungkap kalau penjualan belum mengalami perubahan.
Tidak ketinggalan uraian menyeluruh perihal Colliers yang menjelaskan sektor properti kuartal 1 2025 yang mengungkapkan pelaku pasar khawatir dampak perang dagang.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai insight sektor perhotelan di Jakarta yang diberikan oleh konsultan properti.















