Home / Panduan Properti

Jumat, 13 Juni 2025 - 09:00 WIB

Kenapa Surabaya Disebut Kota Pahlawan? Wah, Jangan Sampai Kamu Tidak Tahu Sejarahnya

Sumber Foto: Tourism.surabaya.go.id

Sumber Foto: Tourism.surabaya.go.id

Inilah pembahasan mengenai kenapa Surabaya disebut Kota Pahlawan. Saatnya belajar mengenai perjuangan dan sejarah bangsa.

Kota Surabaya terkenal karena apa sih ya, ternyata ibu kota Provinsi Jawa Timur punya banyak kelebihan mulai dari kuliner, sejarah, budaya, industri, dan lainnya. 

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dari segi jumlah penduduk dan kepadatan penduduk, tentunya setelah Jakarta. 

Kota ini memiliki luas 335 km2 (kilometer persegi) dan mempunyai jumlah penduduk mencapai 3 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik pada Juni 2023.

Salah satu kota terbaik untuk investasi properti di Indonesia ini memiliki fasilitas sosial dan fasilitas umum yang lengkap, termasuk infrastruktur yang baik. 

Sekadar informasi lainnya, kota ini memiliki rekam jejak sejarah panjang mulai dari zaman Kerajaan Majapahit, termuat dalam Prasasti Trowulan pada 1358.

Baca Juga :  Kenapa Depok Disebut Kota Belimbing? Wah, Apakah Ada Banyak Buah di Kota Ini

Situs Investasiproperti.id akan membahas secara tuntas alasan mengapa kota Surabaya disebut sebagai kota Pahlawan?

Investasiproperti.id telah merangkum dari berbagai sumber portal berita daring mulai dari Detik.com, Kumparan.com, Kompas.com, dan lainnya. 

Mencari Tahu Alasan Kenapa Surabaya Disebut Kota Pahlawan

Apa julukan untuk Kota Surabaya? Tentunya banyak mulai dari kota sejuta taman, kota perdagangan, kota bisnis, kota maritim hingga kota pahlawan. 

Wah, ternyata julukan Kota Surabaya selain kota Pahlawan banyak ya. Maklumlah, Surabaya memang tergolong kota besar atau kota metropolitan. 

Apa yang melatarbelakangi Surabaya mendapat julukan sebagai Kota Pahlawan? Tentunya, hal ini tidak terlepas dari peristiwa 10 November 1945. 

Saat itu, Tentara Sekutu termasuk serdadu Belanda mulai memasuki Indonesia termasuk Surabaya. Lantas pecah perang pada awal November. 

Baca Juga :  Mengenal Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Terbesar di Indonesia

Tentara Sekutu hanya memerlukan waktu tiga hari untuk menduduki Surabaya, tetapi milisi dan pejuang Indonesia mampu bertahan hingga tiga minggu tiga hari. 

Belasan ribu orang pejuang Indonesia meninggal dalam insiden ini. Meski kalah, tetapi hal ini membangkitkan semangat rakyat Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan. 

Setelah itu, pertempuran di Surabaya ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan hingga saat ini. Pasti kamu pernah mengikuti upacara bendera untuk mengenangnya. 

Sebelumnya, ada konten yang mengulas kenapa Kudus mendapatkan julukan Kota Kretek. Sejarah rokok khas Indonesia ini berasal dari kota ini. 

Tidak ketinggalan, ada konten mengenai kenapa Jember berbahasa Madura. Kota di Jawa Timur terkenal dengan para pendatangnya. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai keunikan dan kelebihan sebuah kota di Indonesia. 

Share :

Baca Juga

apa itu fixer-upper

Panduan Properti

Mengenal Apa Itu Fixer-Upper. Peluang Punya Rumah di Pusat Kota
kenapa purwokerto disebut kota satria

Panduan Properti

Kenapa Purwokerto Disebut Kota Satria? Mungkin Ada Hubungannya dengan Pahlawan, Saatnya Cari Tahu
kelebihan kota malang

Panduan Properti

6 Keunggulan Investasi Properti di Malang. Mirip dengan Yogyakarta dan Bandung
alasan tinggal di solo

Panduan Properti

17 Keunggulan Tinggal di Solo. Tidak Hanya Cocok untuk Pensiunan, Tetapi Juga untuk Hidup Slow Living
Kenapa Palembang Disebut Kota Tertua di Indonesia

Panduan Properti

Kenapa Palembang Disebut Kota Tertua di Indonesia? Siapa Menyangka Kota Ini Ada Sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya
jembatan di batam

Panduan Properti

13 Alasan Tinggal di Batam. Dekat dengan Malaysia dan Singapura
mengenal plaza indonesia

Panduan Properti

Mengenal Plaza Indonesia yang Dikelola oleh INPP. Pusat Perbelanjaan Favorit Kaum Old Money di Jakarta
Kenapa Cirebon Disebut Kota Wali

Panduan Properti

Kenapa Cirebon Disebut Kota Wali? Julukan Ini Tidak Terlepas dari Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia