Home / Berita

Senin, 11 September 2023 - 12:00 WIB

Keterbatasan Lahan Jadi Penyebab Kenaikan Harga Lahan Kawasan Industri di Jabodetabek. Colliers Paparkan Analisisnya 

Sumber Foto: DFSK Indonesia/Kompas.com

Sumber Foto: DFSK Indonesia/Kompas.com

Colliers Indonesia memberikan analisis bahwa kenaikan harga lahan kawasan industri di Jabodetabek terjadi karena keterbatasan lahan. 

Penjualan yang konsisten dan keterbatasan lahan menjadi pemicu kenaikan harga lahan di kawasan industri di kawasan penyangga Jakarta. 

Situs Investasi Properti mengolah, merangkum, dan mengutip data yang didapatkan dari konsultan Colliers Indonesia.

Kawasan industri yang memiliki sejarah panjang hingga 25 tahun biasanya mematok harga lahan yang memang tinggi. 

Perusahaan pengembang yang mengelola mematok harga dengan kisaran Rp3 juta sampai Rp3,25 juta per meter persegi di kawasan Bekasi, Jawa Barat

Sementara, harga di Karawang, Jawa Barat berkisar antara Rp2,25 juta sampai Rp3 juta per m2 dan harga di Serang, Banten adalah Rp2 juta sampai Rp2,3 juta per m2. 

Lantaran keterbatasan lahan, ditambah dengan permintaan yang meningkat dan kompetisi yang semakin sengit, harga lahan meningkat. 

Baca Juga :  Kota Deltamas dan AEON Environmental Foundation Berkolaborasi Tanam 3 Ribu Pohon dari 27 Spesies

Bahkan, harga di kawasan industri yang relatif baru juga terbilang sama dengan kawasan industri yang sudah lama. 

harga lahan kawasan industri

Sumber Foto: Linovhr.com/Beritadaerah.co.id

Kenaikan Harga Lahan Kawasan Industri Karena Lahan Terbatas. Harga Lahan di Subang dan Purwakarta Lebih Murah 

Namun, bagi perusahaan yang mencari lahan di kawasan industri dengan harga yang lebih terjangkau tentunya ada pilihan. 

Sejumlah kawasan industri di kawasan Purwakarta dan Subang, Jawa Barat menawarkan harga yang jauh lebih kompetitif. 

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp1,65 juta sampai Rp2,25 juta per m2, tentunya jauh lebih murah dibandingkan dengan kawasan industri lainnya. 

Hanya saja harga yang murah memang tidak bisa dipungkiri lantaran lokasi yang lebih jauh dari infrastruktur utama transportasi.

Belum lagi, penyewa utama yang belum banyak dan pembangunan fasilitas yang masih berjalan seperti pelabuhan peti kemas dan jalan tol. 

Dalam kurun waktu semester 1 2023, empat kawasan industri baru memperkenalkan skema harga yang baru dengan kenaikan harga tercatat mulai dari 5% hingga 10%. 

Baca Juga :  Damai Putra Group Gelar Bank Gathering. Kolaborasi dengan Perbankan Sangat Penting Karena Mayoritas Pembeli Menggunakan KPR

Sebagai catatan, hanya kawasan industri yang secara konsisten memperlihatkan pertumbuhan penjualan berkala yang mengaplikasikan kenaikan harga lahan. 

Sementara kawasan industri lainnya lebih memilih mempertahankan harga lama dan memprioritaskan target jumlah penjualan tahunan. 

By the way, manajemen pengelola kawasan industri juga menetapkan biaya pemeliharaan yang berkisar dari 0.06 USD (Rp913) hingga 0.08 USD (Rp1.1218) per m2 per bulan. 

Kalau kawasan industri memiliki skala pengembangan yang lebih besar maka biaya pemeliharan juga lebih tinggi lagi. 

Hal yang berbeda terjadi di Serang, biaya pemeliharaan dipatok dalam bentuk rupiah, mulai dari Rp600 hingga Rp800 per m2 per bulan. 

Situs Investasi Properti selalu menyajikan konten terkini mengenai dunia properti mulai dari apartemen, logistik, pergudangan modern, hingga kawasan industri.

Share :

Baca Juga

developer agung podomoro land

Berita

Pasarkan Bukit Podomoro, Agung Podomoro Optimistis Investasi di Jakarta Timur Naik
rumah MBR di kalimantan timur

Berita

Program BSPS Bantu Renovasi 200 Rumah Tidak Layak Huni di Samarinda
bangun lantai mezzanine di rumah

Berita

Berencana Bangun Lantai Mezzanine di Rumah? Tidak Usah Khawatir, Gravel Punya Layanan Tukang Bangunan Sesuai Kebutuhan
Grand Metropolitan Bekasi Hadirkan Late Night Sale

Berita

Grand Metropolitan Bekasi Hadirkan Late Night Sale. Program Belanja Spesial dengan Diskon Hingga 70 Persen
Hankyu Hanshin Properties Apresiasi Sinar Mas Land dalam Kerja Sama Patungan

Berita

Hankyu Hanshin Properties Apresiasi Sinar Mas Land dalam Kerja Sama Patungan. Dua Pengembang Punya Visi yang Sama
Mengintip Kontribusi Penjualan Sharp Indonesia

Berita

Mengintip Kontribusi Penjualan Sharp Indonesia, Menyumbangkan 30 Persen Penjualan Produk Home Appliances Secara Global
Knight Frank Jelaskan Ritel Premium di Jakarta Pada 2025

Berita

Knight Frank Jelaskan Ritel Premium di Jakarta Pada 2025. Daya Beli Kelas Menengah Melemah
Metland Dukung Kehadiran Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung

Berita

Metland Dukung Kehadiran Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung. Ikut Mendukung Kawasan Hunian dengan Fasilitas Lengkap