Saatnya mengetahui sejarah kenapa Gresik disebut Kota Santri. Apakah ada hubungannya dengan penyebaran agama Islam.
Kota Gresik terkenal dengan banyak hal mulai dari pesantren, kota industri, makanan khas, hingga sejumlah destinasi wisatanya.
Sebenarnya, Gresik adalah Kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Ibu kota Kabupaten juga bernama sama, yaitu Gresik.
By the way, Gresik juga merupakan salah satu kecamatan di kabupaten ini. Semoga kamu lebih memahami mengenai sejumlah perbedaan ini.
Gresik mempunyai luas wilayah lebih dari 1.193 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk lebih dari 1,3 juta jiwa menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) pada 2023.
Sejarah kota ini tentunya panjang. Para pedagang sudah mengenal kota ini sejak abad ke-11 sebagai pusat perdagangan.
Menurut sejarah, ada sebuah tempat di Gresik bernama Jaratan. Nama ini tertera pada peta buatan pelaut pada awal abad ke-7.
Pada masa kolonial Belanda, orang mengenal tempat ini dengan nama Grisse. Sementara menurut Thomas Raffles, Gresik berasal dari kata giri gisik yang berarti gunung di tepi pantai.
Nah, itulah sekelumit hal mengenai kisah misteri nama Kota Gresik. Biasanya, setiap tempat memiliki asal usul nama yang unik.
Seperti halnya kota-kota di Indonesia lainnya, Gresik juga memiliki slogan atau semboyan. Slogan Kota Gresik adalah Gresik Berhias Iman.
Gresik Berhias Iman yang merupakan singkatan dari Gresik yang bersih, hijau, aman sehat, menuju kawasan industri, maritim, agama, dan niaga.
Situs Investasiproperti.id akan membahas lebih lanjut mengenai asal usul dan sejarah mengapa Gresik memperoleh predikat sebagai Kota Santri.
Investasiproperti.id telah menghimpun informasi dari portal berita daring nasional seperti Kumparan.com, Jawapos.com, dan lainnya.
Mengungkap Asal Usul Kenapa Gresik Disebut Kota Santri
Gresik dijuluki kota apa saja sih? Kota ini memiliki julukan Kota Pudak, Kota Wali, kota industri, Kota Wali, dan lainnya.
Hmm, Kota Pudak? Nah, inilah salah satu makanan khas setempat. Pudak Gresik merupakan makanan yang terbuat dari tepung besar, gula pasir atau gula Jawa, dan santan kelapa.
Lantas mengapa Gresik disebut Kota Santri? Hal ini tidak terlepas dari keberadaan pesantren di kota ini. Menurut Kompas.id, ada 94 pesantren dan 23.551 santri pada 2021 lalu.
Gresik menjadi salah satu penyebaran agama Islam. Sayyid Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik menjadi penyebar agama Islam saat Kerajaan Majapahit masih berkuasa.
Ia merupakan salah satu wali songo. Sunan Gresik terkenal dengan sejumlah sebutan seperti Kakek Bantal, Syekh Maghribi, atau Maulana Maghribi.
Sejak kehadiran Sunan Gresik, Islam berkembang di Jawa khususnya Gresik. Tidak heran, banyak pesantren di kawasan ini.
Jangan lewatkan konten yang mengulas alasan kenapa Cirebon memperoleh sebutan sebagai Kota Wali. Apa hubungannya dengan penyebaran agama Islam di Indonesia.
Tidak ketinggalan, ada konten mengenai asal usul kenapa Pulau Lombok memperoleh julukan sebagai Pulau Seribu Masjid. Apakah jumlahnya sebanyak itu?
Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik terkait sejarah kota-kota di Indonesia yang bisa menambah pengetahuan bagi kamu.















