Biar tidak penasaran, simak penjelasan singkat dan padat mengenai sejarah kenapa Lombok disebut Pulau Seribu Masjid. Yuk, cari tahu.
Bagi kamu yang pernah melihat peta Lombok, tentunya menyadari kalau pulau ini memang tidak besar. Lombok adalah salah satu pulau dalam gugusan kepulauan Sunda Kecil.
Lombok menjadi salah satu pulau yang masuk ke dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ibukotanya berada di Mataram, Lombok.
Luas wilayah pulau ini hanya sekitar 4.738,65 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk hanya 4 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari 2025.
Wisata di pulau ini memang semakin terkenal setelah kehadiran Sirkuit Mandalika yang menjadi tempat ajang lomba balap MotoGP.
Sebelumnya, orang hanya mengenal Pantai Senggigi, Gili Trawangan, dan Gunung Rinjani sebagai destinasi wisata di Lombok.
Bagi kamu yang pernah traveling ke pulau ini mungkin menyadari kalau banyak sekali masjid di Lombok, meski jumlah penduduknya tidak sebanyak kota-kota di Jawa.
Situs Investasiproperti.id akan mengupas tuntas sejarah singkat mengapa Pulau Lombok dijuluki Pulau Seribu Masjid.
Investasiproperti.id mengutip dari berbagai sumber portal berita daring nasional seperti Kumparan.com, Liputan6.com, dan Kompas.com.
Menelusuri Jejak Alasan Kenapa Lombok Disebut Pulau Seribu Masjid
Mengapa ada begitu banyak masjid di Lombok? Hal ini tidak terlepas dari penduduk pulau ini yang mayoritas merupakan muslim. Agama Islam masuk ke wilayah ini sejak lama.
Menurut laman Kompas.com, ada sumber yang mengatakan Ghaus Abdurrazzaq dari Baghdad, Irak membawa Islam masuk ke Lombok.
Akan tetapi, sumber lainya menyatakan orang yang menyebarkan Islam adalah Sunan Prapen dari Jawa. Ia adalah putra Sunan Giri.
Dalam Babad Lombok, Sunan Giri meminta Sunan Prapen berdakwah di Lombok. Sunan Prapen datang ke kawasan Lombok Utara sebelum tahun 1545.
Lantas dari mana julukan Pulau Seribu Masjid muncul? Sejumlah sumber mengungkapkan hal ini berasal dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Efendi Zarkasih.
Pada 1970, ia berkunjung untuk meresmikan Masjid Jami Cakranegara, Mataram. Secara spontan, ia menyebut kalau Lombok adalah Pulau Seribu Masjid.
Menurut catatan dosen Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Taufan Hidjaz, ada 3.767 masjid besar dan 5.184 masjid kecil yang tersebar di 518 desa di Pulau Lombok.
Jika pernah datang ke pulau ini, jumlah ini tidak mengherankan. Kamu bisa menemukan masjid dengan mudah, meski memang terkadang sepi.
Wah, ternyata benar ya julukan untuk Lombok. Bahkan, jumlahnya memang banyak sekali untuk pulau tersebut.
Kalau ada predikat Kota Seribu Masjid maka Mataram memang cocok untuk mendapatkannya. By the way, kamu sudah pernah traveling ke Lombok, belum?
Jangan lewatkan pembahasan mengenai kenapa Cirebon di Jawa Barat mendapatkan julukan sebagai Kota Wali, ternyata ada hubungannya dengan Sunan Gunung Jati.
Tidak ketinggalan, ada ulasan terkait Gresik, Jawa Timur yang memperoleh predikat sebagai Kota Santri. Sejumlah kota memiliki julukan yang serupa.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik terkait sejarah dan asal usul julukan yang melekat pada sebuah kota di tanah air.















