Home / Panduan Properti

Selasa, 28 Januari 2025 - 18:00 WIB

13 Alasan Tinggal di Banda Aceh. Kota Perdagangan Sejak Abad Ke-13 Silam

Sumber Foto: Infobandaaceh.com/Dinas Perhubungan Aceh

Sumber Foto: Infobandaaceh.com/Dinas Perhubungan Aceh

Inilah sejumlah kelebihan tinggal di Banda Aceh, kota yang memiliki jejak sejarah panjang sejak Kesultanan Aceh. 

Kota ini sudah disebut ketika penjelajah ternama asal Italia Marco Polo mengunjungi Banda Aceh pada 1292 silam. 

Banda Aceh merupakan kota perdagangan penting pada masa itu, sekaligus menjadi ibu kota Kesultanan Aceh. 

Hal ini juga terus berlanjut hingga era penjajahan Hindia Belanda hingga Indonesia merdeka, kota ini tetap punya peranan penting. 

Saat bencana gempa dan tsunami melanda Aceh pada 2004, kota ini terdampak cukup parah. Ribuan orang meninggal dunia menjadi korban. 

Setelah tragedi ini berlalu, kota ini mulai berbenah. Tentunya Banda Aceh bisa menjadi pilihan untuk tempat tinggal.

Situs Investasiproperti.id akan membahas bagaimana rasanya tinggal di Banda Aceh yang juga kota penting pada Kesultanan Samudera Pasai. 

Investasiproperti.id akan merangkum dari media berita daring, situs pemerintahan, dan berbincang dengan orang yang pernah menetap di kota ini. 

Kelebihan Tinggal di Banda Aceh, Aceh 

1. Status Ibu Kota Provinsi

Sebagai ibu kota Provinsi Aceh, tentunya Banda Aceh memiliki potensi berkembang lantaran didukung fasilitas dan infrastruktur yang mendukung. 

Bagi kamu yang ingin memulai usaha kecil, tentunya ada peluang untuk mengembangkannya meski bukan di Jakarta, Surabaya, atau Kota Bandung. 

2. Daerah dengan Status Istimewa

Provinsi ini memiliki status Daerah Istimewa, seperti halnya Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Khusus Jakarta. 

Daerah ini memiliki otonomi khusus sendiri lantaran sejarah. Hal ini berdasarkan Undang-Undang No 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. 

3. Kota Tertua di Indonesia 

Banda Aceh berdiri pada tahun 1205 silam, sekaligus menjadikannya salah satu kota tertua di Indonesia. Ada sejumlah kota yang sudah berusia ratusan tahun. 

Tentunya menarik kalau bisa tinggal di kota yang punya rekam jejak sejarah yang panjang seperti Banda Aceh. 

4. Menerapkan Syariat Islam 

Banda Aceh terkenal apa sih? Tentunya julukan Serambi Mekkah. Kota ini memang dikenal sebagai pusat penyebaran Islam sejak masa lalu. 

Baca Juga :  Mengenal Summarecon Mall Kelapa Gading. Pusat Perbelanjaan Ini Terintegrasi dengan La Piazza dan GAFOY

By the way, Aceh sendiri menerapkan syariat Islam sehingga tidak ada bioskop di provinsi ini, termasuk di Banda Aceh. 

5. Kota yang Relatif Kecil 

Banda Aceh memiliki luas hanya 61,36 km2, meski begitu belum masuk ke dalam daftar kota terkecil di Indonesia. Masih banyak kota yang lebih kecil. 

Untuk ukuran sebuah ibu kota provinsi, tentunya Banda Aceh memang relatif tidak mempunyai wilayah yang terbilang luas. 

6. Penduduk yang Cukup Banyak

Menurut data Badan Pusat Statistik pada pertengahan 2023, jumlah penduduk Banda Aceh hanya 261 ribu jiwa. 

Namun, kawasan penyangga ibu kota provinsi ini ada sekitar 2,3 juta orang. Tentunya, ada potensi yang baik dari kota ini. 

7. Relatif Tidak Macet 

Jika melihat jumlah penduduk dan luas wilayah, bisa diklaim kalau tidak ada kemacetan berarti di Banda Aceh. 

Hal ini berbeda dengan Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang tergolong kota termacet di Indonesia. Orang bisa menghabiskan waktu lama di jalan.

8. Fasilitas Umum dan Sosial yang Baik 

Tidak usah khawatir, kota ini memiliki fasilitas sosial dan fasilitas umum yang baik mulai dari sekolah, perguruan tinggi, pasar, pusat perbelanjaan, hotel, dan lainnya. 

Semua fasilitas umum dan sosial tersebut tentunya bisa mendukung aktivitas dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

9. Infrastruktur yang Baik 

Meski belum ada jalan tol, tetapi kota dan kawasan penyangganya memiliki jalan nasional yang bagus. Kota ini juga telah memiliki Bus Rapid Transit (BRT). 

Tidak ketinggalan, Banda Aceh memiliki pelabuhan dan bandara, yaitu Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda

10. Destinasi Wisata yang Banyak

Ada sejumlah pilihan tujuan wisata terutama wisata religi dan sejarah, tetapi ada juga rekomendasi lainnya. 

Destinasi itu adalah Masjid Raya Baiturrahman, Komplek Taman Ghairah, Museum Sejarah Aceh, Museum Tsunami Aceh, dan Makam Sultan Iskandar Muda.

Baca Juga :  15 Alasan Tinggal di Salatiga. Kota Terindah di Jawa Tengah

11. Ragam Kuliner Khas

Aceh tidak hanya memiliki mie aceh atau teh tarik saja, tetapi kuliner lainnya. Mie Aceh memang menjadi makanan yang paling dikenal. 

Pilihan kuliner Aceh lainnya adalah kuah masam keu-neung, kuah sie itek, rujak aceh, ungkot kemamah, martabak aceh, dan kopi aceh.

12. UMK yang Relatif Tidak Besar dan Cocok untuk Pelaku UMKM

Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Banda Aceh pada 2024 kurang lebih Rp3,4 juta. Tentunya belum setinggi UMK Cikarang, Jawa Barat. 

Hal ini tentu memberikan peluang bagi kamu yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner, kerajinan, pariwisata, dan lainnya. 

13. Biaya Hidup yang Relatif Masih Terjangkau 

Hmm, berapa biaya hidup di Aceh? Menurut BPS, biaya hidup per bulan kurang lebih Rp830.333. Bandingkan dengan Jakarta, kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia yang mencapai Rp1,6 juta per bulan. 

Biaya hidup yang masih terjangkau ini tentunya bisa menjadi pertimbangan saat kamu memilih untuk menetap di sebuah kawasan.

Hmm, banyak juga kelebihan tinggal di Aceh atau Kota Banda Aceh. Kamu tertarik untuk menetap dan memulai bisnis di kota ini? 

Sejumlah kota di Pulau Sumatra, salah satu pulau terbesar di Indonesia ternyata memiliki potensi untuk tinggal dan bekerja. 

Mungkin kamu tertarik untuk tinggal di Bandar Lampung, ibu kota Lampung yang juga salah satu kota besar di Pulau Sumatra. 

Atau pilihan lainnya adalah Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau yang juga menjadi salah satu kota bisnis dan perdagangan di kawasan Sumatra. 

Jangan lewatkan konten yang mengulas mengenai kota dengan tingkat perceraian tertinggi di Indonesia. Masalah ekonomi menjadi salah satu penyebabnya.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai panduan dan rekomendasi tinggal bagi end user dan investor. 

Share :

Baca Juga

kota tertua di indonesia

Panduan Properti

20 Kota Tertua di Indonesia. Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Kadiri
tinggal di bandung

Panduan Properti

15 Keuntungan Tinggal di Bandung. Pernah Jadi Calon Ibu Kota Hindia Belanda
Kenapa Lombok Disebut Pulau Seribu Masjid

Panduan Properti

Kenapa Lombok Disebut Pulau Seribu Masjid? Pasti Penasaran dengan Jumlah Masjid yang Ada

Panduan Properti

12 Keuntungan Tinggal di Lamongan. Dekat dengan Kawasan Industri di Gresik
alasan tinggal di balikpapan

Panduan Properti

13 Kelebihan Tinggal di Balikpapan. Kota Industri yang Dekat dengan IKN
kenapa depok disebut kota petir

Panduan Properti

Kenapa Depok Disebut Kota Petir? Ternyata Masuk Rekor Dunia untuk Kota dengan Petir Paling Ganas
Kenapa Cirebon Disebut Kota Wali

Panduan Properti

Kenapa Cirebon Disebut Kota Wali? Julukan Ini Tidak Terlepas dari Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia
kota terbaik untuk wisata kuliner di indonesia

Panduan Properti

10 Kota Terbaik untuk Wisata Kuliner di Indonesia. Traveling Tidak Lengkap Tanpa Mencicipi Makanan dan Minuman Setempat