Home / Berita

Selasa, 25 November 2025 - 12:00 WIB

Colliers Jelaskan Harga Lahan Industri di Jakarta dan Sekitarnya. Ada yang Mengalami Penurunan, Tetapi Ada yang Tawarkan Harga Kompetitif

Sumber Foto: Kiic.co.id

Sumber Foto: Kiic.co.id

Konsultan properti Colliers jelaskan harga lahan industri di Jakarta dan sekitarnya yang bervariatif lantaran berbagai faktor. 

Selain mengungkapkan game changer di kawasan industri, Colliers juga memaparkan mengenai harga lahan. 

Dari sisi harga, harga lahan industri di wilayah Jakarta Raya mengalami penurunan, terutama akibat depresiasi Rupiah, meskipun area inti seperti Bekasi dan Karawang tetap stabil. 

Sementara itu, Purwakarta dan Subang (keduanya di Jawa Barat) menawarkan harga yang lebih kompetitif dengan potensi pertumbuhan yang baik. 

Hal tersebut didorong oleh ekspansi sektor otomotif, kendaraan listrik (EV/electric vehicle), dan logistik, seiring terjadinya peningkatan infrastruktur. 

Situs Investasiproperti.id akan menjelaskannya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang dikirimkan oleh Colliers Indonesia. 

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Jelaskan Harga Lahan Industri di Jakarta dan Sekitarnya

Perpindahan pusat pertumbuhan industri dari Bekasi ke koridor timur Jakarta Raya, diwarnai oleh beberapa hal. 

  • Ketersediaan lahan industri di wilayah Jakarta Raya semakin terbatas, terutama di wilayah Bekasi, Jawa Barat. 
  • Karawang, Jawa Barat muncul sebagai lokasi ekspansi utama, didukung oleh basis manufaktur yang telah mapan, khususnya di sektor otomotif dan elektronik
  • Ke arah timur, Purwakarta dan Subang semakin berkembang sebagai pusat pertumbuhan industri baru
  • Subang menunjukkan momentum paling kuat, didorong oleh beroperasinya Pelabuhan Patimban dan peningkatan infrastruktur jalan tol yang memperkuat konektivitas logistik ke pasar domestik dan ekspor
Baca Juga :  Colliers Jelaskan Ekspansi Sektor Industri di Kawasan Penyangga Jakarta. Tata Kelola Keamanan Jadi Faktor Penting

Colliers Juga Mengungkapkan Mengenai Permintaan Lahan Kawasan Industri yang Tetap Baik

Sementara itu, perusahaan konsultan properti asing tersebut juga memberikan sejumlah insight yang harus diketahui.

  • Permintaan tetap solid meski ada gangguan, dalam kurun waktu kuartal III 2025 tercatat serapan lahan yang kuat.
  • Secara fundamental, permintaan tetap solid, dengan minat tinggi berasal dari sektor otomotif, kendaraan listrik (EV/electric vehicle), logistik, dan industri rantai pasok terkait
  • Pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan terus mendukung prospek permintaan di masa depan
  • Perusahaan asal Tiongkok tetap menjadi pemain signifikan dalam pasar lahan industri
  • Permintaan selama periode ini menunjukkan pola yang lebih beragam, tanpa dominasi dari satu sektor tertentu
  • Kawasan industri tetap stabil, operasional berjalan normal dan investasi terus berlanjut
  • Data tahunan dari kawasan industri menunjukkan peningkatan aktivitas kawasan dan volume produksi, mencerminkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap prospek investasi di Indonesia
  • Prospek investasi Indonesia tetap positif, dengan meningkatnya optimisme menuju tahun 2026 seiring dengan penguatan aktivitas industri, komitmen pemerintah, dan stabilitas keamanan nasional
Baca Juga :  Colliers Prediksi Sektor Ritel di Surabaya. Pengelola Harus Berinovasi untuk Memaksimalkan Ruang yang Kosong

Sebelumnya, ada uraian mengenai Colliers yang memberikan penjelasan soal kawasan industri di barat Jakarta yang masih tetap berkembang dengan kehadiran infrastruktur. 

Jangan lewatkan pembahasan lengkap soal Colliers yang mengungkapkan pengembangan kawasan industri di timur Jakarta terkait pembangunan infrastruktur.

Tidak ketinggalan, terdapat ulasan mendalam mengenai Colliers yang mengatakan tidak ada pasokan dan perluasan kawasan industri dan logistik di Jawa Timur. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai kawasan industri dan pergudangan modern di Indonesia oleh perusahaan konsultan properti.

Share :

Baca Juga

Summarecon dan MRT Jakarta Tanda Tangani MOU Pengembangan MRT

Berita

Summarecon dan MRT Jakarta Tanda Tangani MOU Pengembangan MRT. Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang Akan Terhubung Koridor Timur-Barat
Knight Frank Indonesia Ungkap Kawasan Industri di Indonesia Pada Semester I 2024

Berita

Knight Frank Indonesia Ungkap Kawasan Industri di Indonesia Pada Semester I 2024. Industri Otomotif Aktif Beli Lahan
chandra asri komitmen terhadap lingkungan hidup

Berita

Pemkab Tangerang Apresiasi Aspal Plastik di BSD City. Program Kerja Sama Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group
sewa ruko di podomoro park bandung

Berita

Mengintip Potensi Investasi Ruko di Podomoro Park Bandung. Permintaan Area Komersial di Bandung Selatan Lebih Tinggi dari Area Lain di Bandung
JLL Jelaskan Experience Economy di Asia Pasifik

Berita

JLL Jelaskan Experience Economy di Asia Pasifik. Ekonomi Ini Membentuk Masa Depan Ruang Perkotaan
studi kelayakan ruang kantor

Berita

Colliers Paparkan 3 Fase Studi Kelayakan Ruang Kantor Bagi Penyewa. Penting Agar Sesuai Kebutuhan
Jotun Flagship Store Medan Hadirkan Jotun Studio

Berita

Jotun Flagship Store Medan Hadirkan Jotun Studio. Ruang Interaktif untuk Eksplorasi Warna dan Tekstur Cat Sesuai Kebutuhan Konsumen
Sinar Mas Land Kolaborasi dengan Perbankan untuk Royal Key 2026

Berita

Sinar Mas Land Kolaborasi dengan Perbankan untuk Royal Key 2026. Developer Berikan Kemudahan KPR/KPA untuk Konsumen